Borneohits.com — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekonomi kreatif sekaligus menekan angka stunting melalui kegiatan terpadu yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
Program ini menghadirkan edukasi tentang konsumsi pangan bergizi serta pelatihan keterampilan seperti membatik, pengelasan, dan anyaman rotan.
Menurut Kepala Disdagperin, Norhani, kegiatan tersebut dirancang sebagai strategi dua jalur: meningkatkan pemahaman masyarakat terkait pentingnya gizi yang baik untuk mencegah stunting dan memperkuat kemampuan ekonomi melalui pelatihan wirausaha.
Ia berharap pelatihan ini dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan kualitas hidup.
Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, melalui Asisten Perekonomian, Herson B. Aden, menyampaikan pentingnya menjadi konsumen yang cerdas, terutama bagi keluarga yang berisiko stunting.
Ia juga memberikan panduan mengenai perilaku konsumsi yang aman dan bertanggung jawab.
Selain edukasi gizi, Herson menekankan bahwa penguatan IKM memiliki peran penting dalam memajukan ekonomi daerah.
Ia mengajak peserta menerapkan prinsip usaha ramah lingkungan demi ekonomi kreatif yang berkelanjutan. Pemerintah berharap kegiatan ini membentuk masyarakat yang produktif, kreatif, dan sadar gizi. (red)












