Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » TP PKK Barut Dorong Golden Melon Jadi Komoditas Unggulan

TP PKK Barut Dorong Golden Melon Jadi Komoditas Unggulan

1602 Pkk
Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin

Borneohits.com – Upaya penguatan ekonomi masyarakat desa terus didorong melalui pengembangan komoditas hortikultura bernilai tinggi.

Hal itu ditegaskan Ketua TP PKK Kabupaten Barito Utara (Barut), Hj. Maya Savitri Shalahuddin, saat meninjau langsung budidaya golden melon di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Jumat (13/2/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap para petani yang mulai mengembangkan golden melon sebagai komoditas unggulan desa.

Selain meninjau lokasi budidaya, Ketua TP PKK juga berdialog langsung dengan para pembudidaya untuk melihat potensi pengembangan komoditas tersebut ke depan.

“Golden melon ini bukan hanya menjadi peluang usaha yang menjanjikan, tetapi juga berpotensi menjadi komoditas unggulan desa yang mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Maya.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Menurutnya, pengelolaan lahan yang produktif dan berkelanjutan menjadi faktor penting agar budidaya hortikultura dapat berkembang secara konsisten.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan yang berkelanjutan serta sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, dan perangkat daerah terkait untuk memperkuat usaha para petani.

“Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan dan apresiasi kepada para pembudidaya yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa. Dengan pendampingan yang tepat serta akses pasar yang lebih luas, saya yakin golden melon Desa Trahean dapat berkembang lebih pesat,” tambahnya.

Ia berharap pengembangan golden melon di Barito Utara dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengoptimalkan potensi lokal.

Menurutnya, penguatan sektor pertanian berbasis komoditas unggulan desa merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan. (red)

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut