Borneohits.com – Demi memastikan proyek infrastruktur strategis tidak sekadar berjalan mulus di atas kertas, Bupati Barito Utara (Barut) H. Shalahuddin melakukan inspeksi mendadak (on the spot) ke lapangan.
Dalam kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Lahei, Jumat (24/4/2026), kepala daerah meninjau langsung progres fisik pembangunan Jembatan Lahei serta memetakan kondisi riil ruas Jalan Malawaken yang menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.
Kunjungan lapangan tersebut dilaksanakan usai rangkaian kegiatan Safari Jumat bersama Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan beserta jajaran kepala perangkat daerah.
Peninjauan ini dilepaskan dari kesan seremonial dan difokuskan sebagai fungsi kontrol untuk mencocokkan kesesuaian antara perencanaan teknis kedinasan dengan realisasi pemenuhan volume proyek di lapangan.
Di hadapan warga dan jajaran tokoh masyarakat setempat, Bupati menegaskan bahwa pengetatan pengawasan proyek menjadi kunci mutlak agar hasil pembangunan memiliki ketahanan jangka panjang dan benar-benar memberikan asas manfaat yang optimal.
Momentum tersebut juga dimanfaatkan bupati untuk membuka ruang dialog guna menyerap langsung keluhan masyarakat terkait infrastruktur desa yang dirasa belum maksimal.
Sorotan utama dalam peninjauan tersebut tertuju pada kondisi Jalan Malawaken. Ruas jalan ini memegang peranan krusial dalam menyokong aktivitas ekonomi makro warga, khususnya sebagai jalur distribusi utama bagi sektor pertanian dan perkebunan rakyat.
Pemerintah daerah menyadari, keterlambatan penanganan pada kerusakan jalan dapat menjadi faktor penghambat laju logistik hasil bumi.
“Turun langsung seperti ini penting untuk memastikan tidak ada pembangunan yang melenceng dari kebutuhan masyarakat,” ujar H. Shalahuddin di sela-sela peninjauan.
Di samping mengejar ketepatan spek fisik bangunan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) juga menggugah kesadaran masyarakat untuk ikut aktif dalam mengawal jalannya proyek di lingkungan mereka.
Sinergi pengawasan antara pemerintah daerah dan warga dinilai menjadi modal sosial penting dalam menjaga kualitas serta keberlanjutan fungsi infrastruktur publik.
Melalui langkah penetran ini, Pemkab Barut berharap akselerasi pembangunan infrastruktur di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan tidak sekadar mengejar target capaian persentase angka kontraktual, melainkan mampu menghadirkan dampak nyata dalam mendongkrak konektivitas antarwilayah serta menggeliatkan urat nadi perekonomian di kawasan pedesaan. (red)












