Borneohits.com – Surutnya debit Sungai Barito tidak hanya mengubah kondisi tepian sungai di kawasan Pasar Pendopo Muara Teweh, tetapi juga membuka peluang baru untuk dikembangkan menjadi ruang publik bagi masyarakat.
Melihat tingginya minat warga yang memanfaatkan kawasan tersebut untuk bersantai dan menikmati suasana sore, Bupati Barito Utara (Barut), H. Shalahuddin, mendorong agar tepian Sungai Barito ditata secara lebih terarah dan berkelanjutan.
Gagasan tersebut disampaikan Shalahuddin saat menikmati suasana sore bersama Sekretaris Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) dan sejumlah kepala perangkat daerah di kawasan Pasar Pendopo, Senin (24/8/2026).
Menurut Shalahuddin, kondisi sungai yang sedang surut justru memperlihatkan potensi kawasan tepian Barito yang selama ini belum sepenuhnya dikembangkan.
Hamparan tepian sungai yang semakin luas membuat masyarakat memiliki ruang alternatif untuk berkumpul dan menikmati pemandangan.
“Ini sebenarnya potensi yang luar biasa. Ketika air Sungai Barito surut, kawasan tepian sungai ini menjadi lebih luas dan masyarakat bisa menikmati suasana yang berbeda. Ini bisa menjadi wisata dadakan bagi masyarakat Muara Teweh,” ujarnya.
Shalahuddin berharap pemanfaatan kawasan tersebut tidak hanya berlangsung ketika permukaan Sungai Barito sedang surut. Dengan penataan yang baik, kawasan tepian Pasar Pendopo diharapkan dapat menjadi ruang publik yang bisa digunakan masyarakat sepanjang waktu.
“Kalau tempatnya ditata dengan baik, masyarakat tidak hanya datang ketika air sungai surut, tetapi ke depan bisa menjadi kawasan yang nyaman untuk bersantai dan menikmati pemandangan Sungai Barito,” katanya.
Selain menjadi tempat rekreasi warga, penataan kawasan tepian sungai juga dinilai dapat membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Aktivitas warga yang meningkat di sekitar Pasar Pendopo berpotensi memberikan ruang bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan kegiatan ekonomi mereka.
Karena itu, kebersihan dan ketertiban kawasan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan. Bupati mengajak masyarakat ikut menjaga lingkungan agar kawasan tepian sungai tetap nyaman dan memiliki daya tarik bagi pengunjung.
“Mari kita jaga kebersihan dan lingkungan. Kalau tempatnya bersih dan nyaman, tentu masyarakat akan semakin senang datang. Ini juga bisa menjadi bagian dari upaya kita mengembangkan potensi wisata di Muara Teweh,” ungkapnya.
Suasana sore di kawasan Pasar Pendopo saat itu berlangsung cukup ramai. Warga memanfaatkan tepian Sungai Barito yang surut untuk bersantai, sementara alunan musik turut menambah suasana di kawasan tersebut.
Jika ditata secara berkelanjutan, kawasan tepian Pasar Pendopo berpotensi menjadi salah satu ruang publik yang memberikan manfaat ganda, baik sebagai tempat rekreasi masyarakat maupun sebagai ruang yang mendukung aktivitas ekonomi warga. (red)












