Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menegaskan komitmen penuhnya terhadap aspek keselamatan pengguna infrastruktur publik.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, usai melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah fasilitas strategis di Kecamatan Montallat, di sela-sela agenda safari, Jumat (5/6/2026).
Kunjungan kerja lapangan ini tidak hanya berfokus untuk memantau progres proyek pembangunan baru, melainkan juga menyisir kondisi kritis berbagai infrastruktur vital yang telah digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah terkait, Bupati terlebih dahulu meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung–Sikan.
Proyek jembatan ini menjadi salah satu prioritas utama daerah dalam mendongkrak konektivitas antarwilayah.
Di lokasi proyek tersebut, Bupati meminta kepada pihak kontraktor pelaksana agar benar-benar menjaga keseimbangan antara akselerasi penyelesaian target fisik dengan mutu pekerjaan di lapangan.
“Pekerjaan harus selesai sesuai target, tetapi yang tidak kalah penting adalah mutu dan kekuatan konstruksi karena jembatan ini akan digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.
Perhatian rombongan Bupati kemudian beralih secara serius ketika meninjau Jembatan Petake. Di lokasi ini, ditemukan kondisi infrastruktur yang cukup memprihatinkan dengan kerusakan parah pada bagian lantai jembatan serta pagar pengaman (railing).
Kerusakan tersebut dinilai sangat rawan dan berisiko tinggi memicu kecelakaan bagi warga yang melintas setiap hari.
Merespons cepat temuan membahayakan tersebut, Bupati Shalahuddin langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara untuk segera turun tangan melakukan penanganan teknis darurat.
Ia memerintahkan agar birokrasi penanganan tidak berbelit, mulai dari tahapan asesmen lapangan hingga pengalokasian anggaran perbaikan.
“Keselamatan masyarakat tidak bisa ditunda. Segera lakukan assessment teknis dan percepat perbaikannya,” tegas Bupati.
Menurut Shalahuddin, pemantauan langsung secara berkala ini menjadi instrumen wajib bagi pemerintah daerah untuk memberikan garansi bahwa seluruh infrastruktur publik tetap layak dan aman, guna menyokong kelancaran urat nadi perekonomian masyarakat.
Usai melakukan peninjauan infrastruktur, agenda dilanjutkan dengan pelaksanaan ibadah Shalat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Tumpung Laung II.
Dalam kesempatan tatap muka bersama jamaah, Bupati menekankan bahwa program Safari Jumat merupakan ruang dialog langsung tanpa sekat antara pihak eksekutif dan konstituen.
“Ini bukan hanya silaturahmi, tetapi juga cara untuk melihat kondisi riil di lapangan dan menyerap aspirasi masyarakat,” katanya.
Rangkaian kegiatan kerja di Kecamatan Montallat ini kemudian ditutup dengan kunjungan kerja ke UPT Puskesmas Tumpung Laung.
Langkah ini dilakukan guna memastikan keandalan layanan kesehatan dasar, mengecek ketersediaan stok obat-obatan, serta memastikan program strategis nasional penanganan tengkes (stunting) di tingkat desa berjalan optimal sesuai kebutuhan riil masyarakat. (red)












