Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Sapu Bersih Anak Putus Sekolah, Pemkab Barut Siapkan Beasiswa D-3 Hingga S-3

Sapu Bersih Anak Putus Sekolah, Pemkab Barut Siapkan Beasiswa D-3 Hingga S-3

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menegaskan komitmennya untuk menjamin seluruh anak di daerah tersebut mendapatkan hak akses pendidikan yang layak tanpa harus terkendala oleh faktor biaya.

Penegasan krusial ini disampaikan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat memimpin apel pagi aparatur sipil negara di halaman Kantor Dinas Pendidikan setempat, Rabu (22/4/2026).

Dalam arahannya di hadapan korps tenaga kependidikan, Bupati menginstruksikan dengan tegas bahwa tidak boleh ada lagi kasus anak usia sekolah di Barito Utara yang terpaksa putus sekolah akibat himpitan ekonomi keluarga.

Shalahuddin meminta seluruh jajaran Dinas Pendidikan untuk meningkatkan disiplin kerja dan fokus mengeksekusi program prioritas tersebut.

“Saya tidak ingin ada anak yang putus sekolah karena biaya. Pendidikan harus bisa diakses oleh semua,” tegas Bupati H. Shalahuddin secara lugas.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Guna mewujudkan target tersebut, program pendidikan gratis diposisikan sebagai salah satu senjata utama pemerintah daerah.

Langkah intervensi ini kian diperkuat dengan alokasi stimulus berupa pemberian beasiswa berkelanjutan yang menjangkau jenjang Diploma (D-3), Strata Satu (S-1), hingga Strata Tiga (S-3), termasuk program beasiswa khusus untuk pendidikan dokter spesialis.

Kebijakan afirmasi ini dirancang Pemkab Barut untuk membuka pintu peluang selebar-lebarnya bagi generasi muda lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional.

Di saat yang sama, pemkab juga mendorong akselerasi mutu layanan pendidikan secara paralel, baik dari sisi penguatan manajemen sekolah maupun peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) guru.

Merespons instruksi kepala daerah, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal ketat implementasi kebijakan tersebut agar penetrasinya mampu menjangkau seluruh wilayah urban maupun rural.

Progres PUPR Barut Capai 44,98 Persen

“Kami akan memastikan program ini benar-benar dirasakan masyarakat, sampai ke pelosok desa,” ujar Syahmiluddin.

Kendati demikian, Syahmiluddin menambahkan bahwa keberhasilan pemetaan dan pemenuhan wajib belajar ini tidak dapat bertumpu pada pundak pemerintah semata, melainkan membutuhkan partispasi aktif dan sinergi dari para tenaga pendidik serta kesadaran kolektif masyarakat.

Melalui penguatan fondasi program pendidikan gratis dan stimulus beasiswa yang masif ini, Pemkab Barut optimistis dapat menekan angka kesenjangan akses pendidikan vertikal, sekaligus mencetak kantong-kantong SDM unggul demi kemajuan masa depan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. (red)