Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Respons Keluhan Warga, Pemkab Barut Audit Kualitas Air PDAM

Respons Keluhan Warga, Pemkab Barut Audit Kualitas Air PDAM

0403 Bupati Sidak Pdam

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) melakukan langkah proaktif dengan mengaudit langsung kualitas produksi dan distribusi air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Muara Teweh.

Langkah ini diambil sebagai respons cepat atas dinamika aduan masyarakat terkait layanan kebutuhan dasar di wilayah tersebut.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memimpin langsung peninjauan operasional pada Rabu (4/3/2026), didampingi jajaran pimpinan daerah termasuk Sekretaris Daerah, Muhlis.

Fokus utama peninjauan tertuju pada parameter teknis, mulai dari tingkat kejernihan hingga stabilitas kadar pH air sebelum didistribusikan ke pelanggan.

Dalam inspeksi mendadak tersebut, Bupati menegaskan bahwa setiap keluhan masyarakat merupakan indikator kinerja yang harus segera ditindaklanjuti dengan perbaikan nyata di lapangan.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

“Aduan dan laporan warga menjadi bahan evaluasi penting bagi kita. Ini motivasi untuk terus memperbaiki pelayanan,” tegas Bupati Shalahuddin di sela pengecekan fasilitas produksi.

Menurutnya, kualitas air bersih merupakan variabel yang tidak dapat ditoleransi karena bersentuhan langsung dengan kesehatan dan produktivitas masyarakat.

Ia menginstruksikan manajemen PDAM untuk meningkatkan profesionalisme dan kedisiplinan dalam menjaga mutu produksi agar standar pelayanan publik tetap terjaga secara konsisten.

Selain menekankan aspek teknis dan manajerial, Pemkab Barut juga memberikan perhatian pada kesejahteraan dan apresiasi bagi petugas lapangan.

Para personel yang menjaga kelancaran pasokan air di berbagai kondisi cuaca dinilai sebagai garda terdepan dalam pelayanan publik di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Progres PUPR Barut Capai 44,98 Persen

Komitmen Pemkab Barut ini diharapkan mampu menciptakan sistem penyediaan air minum yang lebih responsif, merata, dan berkelanjutan, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik melalui transparansi kualitas distribusi yang lebih baik. (red)