Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Progres PUPR Barut Capai 44,98 Persen

Progres PUPR Barut Capai 44,98 Persen

Plt Kepala Dinas PUPR Barito Utara H Rody saat memaparkan progres pembangunan infrastruktur daerah dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara.

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Hingga 31 Agustus 2026, progres fisik pembangunan yang ditangani Dinas PUPR Barito Utara telah mencapai 44,98 persen. Sementara realisasi keuangan tercatat sebesar 27,92 persen.

Capaian tersebut disampaikan Plt Kepala Dinas PUPR Barito Utara, H. Rody, saat memaparkan perkembangan pembangunan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Pembangunan Kabupaten Barito Utara di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Selasa (1/9/2026).

Dalam evaluasi tersebut, progres pembangunan menunjukkan peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya.

Realisasi fisik yang sebelumnya berada di angka 41,86 persen naik menjadi 44,98 persen. Begitu pula realisasi keuangan yang meningkat dari 24,65 persen menjadi 27,92 persen.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Untuk tahun anggaran 2026, Dinas PUPR Barito Utara memiliki total pagu sekitar Rp1,19 triliun. Anggaran tersebut antara lain dialokasikan untuk Bidang Bina Marga sebesar Rp739,98 miliar dan Cipta Karya Rp371,47 miliar.

Bidang Bina Marga dengan pagu terbesar mencatat progres fisik 25,31 persen dan realisasi keuangan 25,35 persen.

Sementara Bidang Sumber Daya Air telah mencapai progres fisik 68,85 persen dengan realisasi keuangan 56,04 persen. Adapun Cipta Karya mencatat progres fisik 51,75 persen dan realisasi keuangan 24,38 persen.

Sejumlah pekerjaan strategis di sektor jalan juga masih terus dikerjakan, di antaranya pembangunan Jalan Montallat 2–Tumpung Laung Seberang, peningkatan Jalan Kandui-Montallat, Jalan Kilometer 34-Simpang Mampuak-Simpang Benangin, serta pembangunan Jalan Simpang Tumpung Laung Seberang-Sikan.

Selain jalan, pembangunan jembatan turut menjadi bagian dari program infrastruktur yang dikerjakan PUPR. Salah satunya Jembatan Islamic Centre Muara Teweh yang telah mencapai progres fisik 97,48 persen dan realisasi keuangan 90,17 persen.

Serapan RSUD Muara Teweh Capai 46,66 Persen

Rody menegaskan pengendalian dan pemantauan terhadap pekerjaan akan terus dilakukan.

Evaluasi secara berkala diperlukan untuk mengetahui perkembangan masing-masing kegiatan sekaligus mengidentifikasi pekerjaan yang masih membutuhkan percepatan.

Dengan evaluasi tersebut, Pemkab Barito Utara menargetkan pelaksanaan berbagai program infrastruktur tahun 2026 dapat berjalan sesuai jadwal dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung konektivitas serta pelayanan infrastruktur di berbagai wilayah. (red)