Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Potong Rantai Tengkulak, Pemkab Barut dan Kodim 1013 Targetkan 96 Koperasi Desa

Potong Rantai Tengkulak, Pemkab Barut dan Kodim 1013 Targetkan 96 Koperasi Desa

Pemkab Barito Utara bersama Kodim 1013/Muara Teweh membidik target ambisius pembangunan 96 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)

Borneohits.como – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) bersama Kodim 1013/Muara Teweh membidik target ambisius pembangunan 96 titik Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Langkah strategis ini digulirkan sebagai pilar utama dalam memperkuat sendi perekonomian dan kedaulatan pasar masyarakat perdesaan di wilayah Barito Utara.

Komitmen lintas sektoral tersebut ditegaskan di sela kegiatan Peluncuran (Launching) 1.061 Titik Koperasi Desa Merah Putih yang dipusatkan di Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan, Sabtu (15/5/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 1013/Muara Teweh, Letkol Inf. Nurwahid, menyatakan bahwa program KDMP merupakan langkah taktis pemerintah dalam mengakselerasi ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Menurutnya, penetrasi koperasi di tingkat tapak akan mempermudah petani lokal dalam memasarkan hasil bumi dengan harga yang adil.

Wabup Barito Utara Bidik Kerja Sama dan Investasi Konkret dari APKASI Expo 2026

“Program KDMP ini bertujuan memotong rantai tengkulak, menstabilkan harga hasil tani dan perkebunan masyarakat, serta membuka peluang usaha baru di desa,” ujar Letkol Inf. Nurwahid.

Ia menegaskan, jajaran personel TNI dari Kodim 1013/Muara Teweh siap memberikan pengawalan melekat agar implementasi program ini di lapangan berjalan optimal tanpa hambatan.

“Kami siap berada di garda terdepan mendukung program pemerintah demi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat. Tidak hanya hadir saat launching, tetapi juga terus mengawal hingga koperasi benar-benar berjalan dan manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegas Dandim.

Letkol Inf. Nurwahid merincikan, hingga pertengahan Mei ini, progres fisik maupun administrasi pembangunan KDMP di klaster Barito Utara telah berhasil merampungkan 32 titik, dan diproyeksikan selesai secara keseluruhan pada Juli 2026 mendatang.

Mewakili Bupati Barito Utara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Eveready Noor, menyampaikan bahwa jajaran eksekutif mendukung penuh ekspansi koperasi desa sebagai instrumen vital pemberdayaan ekonomi makro masyarakat.

Gosong Sungai Barito Jadi Rekreasi Baru, Bupati Barito Utara Dorong Kawasan Ditata

Program KDMP dinilai menjadi stimulus bagi desa untuk menumbuhkan klaster usaha produktif yang adaptif terhadap potensi komoditas wilayah masing-masing.

“KDMP diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat serta membuka lapangan kerja baru di desa-desa,” kata Eveready.

Ke depan, Pemkab Barito Utara berjanji akan memberikan pendampingan manajemen organisasi dan pembinaan usaha secara berkala agar tata kelola keuangan koperasi dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan.

Senada dengan hal itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara, Agus Siswadi, menaruh harapan besar pada kolaborasi tiga pilar, yakni Pemerintah Daerah, TNI, dan unsur elemen masyarakat dalam menyukseskan program ini.

“Kami berharap koperasi ini benar-benar menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Agus Siswadi. (red)

Jembatan Sikan-Tumpung Laung Diharapkan Buka Akses dan Gerakkan Ekonomi Montallat