Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Pilkada Terlama dan Termahal, Pemkab Barito Utara Harap Kepemimpinan Baru Lebih Berpihak pada Rakyat

Pilkada Terlama dan Termahal, Pemkab Barito Utara Harap Kepemimpinan Baru Lebih Berpihak pada Rakyat

1210 Sekda Muhlis

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menegaskan bahwa dinamika panjang Pemilihan Kepala Daerah 2024–2025 harus menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan yang benar-benar bekerja untuk masyarakat.

Penegasan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Utara, Muhlis, saat acara silaturahmi dan ramah tamah bersama masyarakat di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Minggu (12/10/2025).

Pemkab Barut mencatat bahwa Pilkada kali ini berlangsung lebih dari dua tahun dan menelan biaya hampir Rp100 miliar.

Muhlis menyebut proses yang panjang tersebut meninggalkan banyak pembelajaran dan harapan besar bagi masa depan daerah.

“Ini mungkin Pilkada terlama dan termahal sepanjang sejarah Barito Utara. Tapi kita patut bersyukur, karena dari proses yang melelahkan ini lahir pemimpin yang murah hati dan dekat dengan masyarakat,” ujar Muhlis, disambut tepuk tangan hadirin.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Pemkab Barut mengakui bahwa besarnya anggaran menjadi perhatian publik, terutama di tengah tekanan fiskal yang kian berat.

Meski demikian, Muhlis menegaskan bahwa biaya demokrasi tersebut harus sebanding dengan kualitas kepemimpinan yang dihasilkan.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan apresiasi atas kedewasaan masyarakat Barito Utara yang berhasil menjaga situasi kondusif selama masa transisi politik.

Ia mengajak seluruh elemen untuk mendukung penuh kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, H. Shalahuddin dan Felix Sonadie Y Tingan.

“Meski tahun depan kita menghadapi pengurangan anggaran daerah hingga Rp1,2 triliun, kami optimistis. Dengan pengalaman bupati dan wakil bupati yang luas di tingkat provinsi, kita bisa melalui ini,” imbuhnya.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Pemkab Barut menilai seruan persatuan ini penting di tengah tantangan fiskal dan kebutuhan percepatan pembangunan.

Muhlis menutup sambutannya dengan ajakan agar seluruh pihak bersama-sama mengawal arah pemerintahan baru.

“Pilkada boleh selesai, tapi kerja besar kita baru dimulai. Mari kita kawal bersama kepemimpinan baru ini agar benar-benar membawa manfaat bagi seluruh masyarakat,” pungkasnya. (red)