Borneohits.com – Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-45 dan Hari Ikan Nasional (HIN) ke-12 tingkat Kabupaten Barito Utara (Barut) tahun 2025 berlangsung hangat dan meriah.
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Barito Utara mengemas rangkaian kegiatan secara lebih dekat dengan masyarakat melalui senam bersama dan agenda memancing di kolam DKPP, Jumat (14/11/2025).
Konsep ini dipilih sebagai sarana edukasi sekaligus hiburan agar pesan penting tentang ketahanan pangan dapat diterima dengan lebih mudah.
Acara diikuti jajaran Forkopimda, perangkat daerah, insan pers, hingga masyarakat umum.
Kehadiran beragam elemen ini mencerminkan komitmen bersama untuk terus memperkuat kesadaran publik mengenai pentingnya pangan bergizi dan peran ikan sebagai sumber protein yang murah, sehat, dan mudah diakses.
Kepala DKPP Barito Utara, H. Siswandoyo, menegaskan bahwa pendekatan yang lebih rileks seperti ini sengaja dirancang agar pesan peringatan HPS dan HIN tidak hanya berhenti pada acara formal.
“Kegiatan ini bukan hanya seremoni, tetapi cara kami mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan bergizi, khususnya ikan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Siswandoyo juga mengumumkan bahwa puncak peringatan HIN tingkat kabupaten akan digelar pada 26 November 2025 di Kantor PWI Barito Utara di Kerinci.
Kegiatan puncak akan diisi dengan restocking ikan serta pembinaan perikanan sebagai langkah menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan ekosistem lokal.
Ia juga memaparkan perkembangan organisasi DKPP yang kini memiliki 175 pegawai, meningkat pesat dari sebelumnya sekitar 60 pegawai.
Dengan bertambahnya SDM, kebutuhan fasilitas kerja yang memadai turut meningkat, terlebih kantor DKPP kerap terdampak banjir saat hujan deras.
“Ketika hujan lebat berlangsung dua sampai tiga jam, halaman sudah tergenang. Kami terus berupaya melakukan pembenahan secara bertahap,” katanya.
Sebagai bentuk edukasi publik, usai kegiatan seremonial DKPP membagikan paket sayur dan buah kepada masyarakat yang melintas di depan kantor.
Langkah ini dimaksudkan untuk mempromosikan konsumsi pangan sehat yang mudah dijangkau. Rangkaian acara ditutup dengan sesi memancing yang menjadi favorit peserta.
“Ikan kami puasakan satu sampai dua hari supaya peserta mudah mendapatkannya. Jadi tidak perlu menunggu lama,” ujar Siswandoyo.
Melalui kegiatan yang dikemas sederhana namun bermakna ini, Pemkab Barito Utara berharap pesan ketahanan pangan dan gemar makan ikan semakin tertanam kuat di tengah masyarakat. (red)












