Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Pemkab Barut Genjot Akses Lewat Tiga Jembatan Baru

Pemkab Barut Genjot Akses Lewat Tiga Jembatan Baru

0212 Bupati Barito Utara H. Shalahuddin
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin.

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) menetapkan percepatan pembangunan infrastruktur jembatan sebagai salah satu agenda prioritas daerah.

Tahun ini, Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp730 miliar untuk menuntaskan tiga jembatan strategis yang melintasi Sungai Barito.

Langkah tersebut dinilai krusial dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperkuat ekonomi masyarakat di daerah pedalaman.

Komitmen itu ditegaskan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat melakukan kunjungan kerja ke Lampeong, Kecamatan Gunung Purei, Senin (1/12/2025).

Tiga proyek yang masuk fokus utama adalah Jembatan Tumpung Laung–Sikan yang dilanjutkan pengerjaannya, Jembatan Lemo yang masih berjalan dan tengah dievaluasi oleh BPK-RI, serta pembangunan jembatan baru yang direncanakan di Kecamatan Lahei.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

“Tiga jembatan ini menjadi fokus utama kami. Jembatan Tumpung Laung-Sikan dilanjutkan, Jembatan Lemo terus berjalan dan sedang dievaluasi oleh BPK-RI, serta jembatan baru akan dibangun di Lahei,” jelasnya.

Shalahuddin juga menepis isu yang menyebut pembangunan Jembatan Lemo bakal dihentikan.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap mendorong percepatan pembangunan sebagai bukti keseriusan dalam menyediakan akses yang lebih baik bagi warga.

Menurut Bupati, pembangunan jembatan tidak hanya terkait urusan konstruksi, tetapi juga menjadi penentu kemajuan ekonomi wilayah.

Infrastruktur yang lebih baik disebut mampu memangkas waktu tempuh, menurunkan biaya logistik, dan membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

“Kelancaran jalan dan jembatan adalah kunci bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Dengan konektivitas yang lebih baik, masyarakat bisa lebih mudah mengakses pendidikan, kesehatan, dan peluang usaha,” ujar Shalahuddin.

Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menambahkan bahwa proyek ini merupakan bagian dari prioritas pembangunan hingga tahun 2030. Pemerintah daerah menekankan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan warga sebagai arah utama kebijakan infrastruktur.

Dengan komitmen anggaran yang besar dan perencanaan jangka panjang, Pemkab Barut berharap pembangunan tiga jembatan strategis ini menjadi pengungkit penting bagi pertumbuhan wilayah serta percepatan akses layanan dasar masyarakat. (red)