Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Pemkab Barito Utara Perkuat Rehabilitasi Narkoba, RSUD Muara Teweh Siap Buka Layanan Rawat Inap

Pemkab Barito Utara Perkuat Rehabilitasi Narkoba, RSUD Muara Teweh Siap Buka Layanan Rawat Inap

0611 P4gn Pn

Borneohits.com – Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) dalam memerangi penyalahgunaan narkoba memasuki babak baru seiring kesiapan RSUD Muara Teweh membuka layanan rehabilitasi rawat inap.

Langkah ini menjadi bagian penting dari penguatan program P4GN-PN yang saat ini menunjukkan perkembangan signifikan.

Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara, Rayadi, menyampaikan bahwa kerja pemerintah daerah dalam menekan penyalahgunaan narkoba kini semakin terstruktur, mulai dari regulasi hingga layanan rehabilitasi bagi korban.

“Rancangan Peraturan Daerah tentang P4GN-PN sudah masuk dalam Prolegda. Sosialisasi bahaya narkoba juga terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Sementara itu, RSUD Muara Teweh sebagai IPWL kini bersiap membuka layanan rehabilitasi rawat jalan dan rawat inap,” ujarnya, Kamis (6/11/2025).

Pemkab Barito Utara juga memperluas deteksi dini dengan pelaksanaan tes urine lintas instansi.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

“Dengan adanya MoU bersama berbagai pihak, pelaksanaan tes urine kini berjalan lancar dan tanpa kendala berarti,” tambah Rayadi.

Menurutnya, kinerja kepolisian turut mendorong hasil positif di lapangan.

“Jumlah kasus dan barang bukti meningkat, dan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam menindak peredaran narkoba,” katanya.

Namun, ia mencatat tren lain yang dinilai menggembirakan, yaitu meningkatnya korban penyalahgunaan yang datang secara sukarela untuk direhabilitasi.

“Artinya, kesadaran masyarakat mulai tumbuh. Kami menduga peredaran narkoba mulai menurun karena korban lebih memilih pemulihan daripada terjerat lebih jauh,” ungkap Rayadi.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Di bawah kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan, pemerintah daerah berupaya memastikan fasilitas RSUD Muara Teweh siap mendukung proses pemulihan.

“Langkah ini penting agar para korban bisa pulih, kembali produktif, dan diterima di tengah masyarakat,” lanjut Rayadi.

Program Desa Bersinar juga terus diperluas sebagai strategi pencegahan berbasis masyarakat.

“Saat ini sudah terbentuk 12 Desa Bersinar, dan target kami seluruh desa dan kelurahan di Barito Utara bisa menjadi wilayah bebas narkoba,” tegasnya.

Rayadi menegaskan bahwa keberhasilan program P4GN-PN hanya dapat dicapai dengan keterlibatan semua pihak.

Pemkab Barito Utara Siapkan Rp30 Miliar untuk Benahi RSUD Muara Teweh

“Dengan kerja sama yang kuat dan komitmen bersama, kami optimistis Barito Utara akan menjadi daerah yang sehat, produktif, dan benar-benar bebas dari penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya. (red)