Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menyerukan ajakan kolaborasi kepada seluruh lapisan masyarakat Desa Lemo I untuk mengambil peran aktif dalam menjaga aset keagamaan serta mendukung proyek strategis daerah.
Seruan ini disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, saat meresmikan Masjid Nurul Iman dalam rangkaian Safari Ramadhan, Selasa (10/3/2026) malam.
Di hadapan ratusan warga yang memadati rumah ibadah baru tersebut, Bupati menekankan bahwa kehadiran fisik sebuah bangunan masjid memerlukan “napas” berupa aktivitas keagamaan yang konsisten dari masyarakat.
Ia mengajak warga untuk menjadikan masjid sebagai episentrum perubahan positif dan penguatan moralitas di tingkat desa.
“Harapan ulun cuma satu, semoga masjid ini benar-benar membawa berkah dan menjadi pusat kegiatan yang bermanfaat bagi kita semua,” ujar Bupati Shalahuddin dalam sambutannya.
Selain penguatan mental-spiritual, Bupati juga mengajak masyarakat untuk bersiap menyambut transformasi ekonomi seiring dengan rencana penuntasan Jembatan Lemo.
Ia meminta dukungan penuh dari warga agar proses pembangunan infrastruktur penghubung tersebut berjalan lancar tanpa kendala sosial di lapangan.
Menurutnya, dukungan masyarakat terhadap proyek jembatan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk memutus isolasi wilayah dan meningkatkan taraf hidup warga setempat melalui kelancaran arus transportasi.
“Kami sadar betul betapa pentingnya jembatan ini untuk menghubungkan wilayah Lemo dan sekitarnya agar akses semakin mudah. Kalau jembatannya mantap, transportasi lancar, otomatis ekonomi masyarakat juga ikut terangkat,” tegas Bupati.
Mengakhiri arahannya, H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan kerukunan yang ditunjukkan warga Desa Lemo I.
Ia berharap semangat kebersamaan ini terus dipelihara sebagai modal utama dalam menyukseskan seluruh agenda pembangunan di Kabupaten Barito Utara.
Melalui peresmian Masjid Nurul Iman dan sosialisasi pembangunan jembatan ini, Pemkab Barut optimis sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan melahirkan daerah yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga religius dan harmonis di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. (red)












