Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Kejar Adipura dan Tiga Besar Kalteng, Pemkab Barut Pacu Reformasi Birokrasi

Kejar Adipura dan Tiga Besar Kalteng, Pemkab Barut Pacu Reformasi Birokrasi

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) memasang target ambisius dalam mendongkrak performa kinerja daerah.

Di bawah kepemimpinan Bupati H. Shalahuddin, Pemkab Barut membidik lompatan besar mulai dari peningkatan indeks pencegahan korupsi hingga target meraih piala Adipura dalam dua hingga tiga tahun ke depan, di tengah rapor evaluasi yang selama ini masih tertinggal.

Selama tujuh tahun terakhir, kabupaten/kota di Kalimantan Tengah (Kalteng) secara umum tercatat berada di posisi bawah dalam penilaian indeks pencegahan korupsi daerah.

Fakta ini disadari betul oleh jajaran eksekutif sebagai pekerjaan rumah (PR) besar yang tidak dapat diselesaikan secara instan atau sekadar lewat komitmen normatif.

“Kondisi ini menjadi penilaian yang kurang baik bagi kita. Maka dari itu, mari kita bersemangat bekerja, identifikasi indikator yang masih lemah, lalu kita perkuat bersama,” ujar Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, Senin (20/4/2026).

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Shalahuddin menargetkan perbaikan tata kelola birokrasi yang signifikan sudah harus terlihat pada akhir tahun ini. Pemkab Barut optimistis posisi daerah di tingkat provinsi bisa menembus lima besar, bahkan menargetkan masuk tiga besar.

Sasaran ini dinilai menantang karena menuntut pembenahan sistemik pada sektor pelayanan dan pengawasan, bukan sekadar kelengkapan administratif.

Di sektor lingkungan hidup dan tata kota, Pemkab Barut juga melempar target tinggi untuk memboyong penghargaan Adipura, supremasi kebersihan yang belum pernah diraih oleh Barito Utara.

Bupati optimistis capaian itu bisa dikejar dalam waktu relatif singkat melalui kerja keras dan integrasi program lintas perangkat daerah.

“Kita tidak bisa bekerja biasa-biasa saja. Harus ada prestasi,” tegas Bupati.

Progres PUPR Barut Capai 44,98 Persen

Guna merealisasikan target Adipura, Pemkab Barut kini mulai merancang konsistensi pengelolaan persampahan modern, pembenahan estetika kota, hingga pelibatan aktif partisipasi masyarakat yang selama ini kerap menjadi kendala utama di lapangan. Disiplin, kerja keras, dan etos kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) diposisikan sebagai fondasi utama pergerakan ini.

Di saat yang sama, beban kerja Pemkab Barut kian padat seiring kewajiban menyelaraskan program prioritas dari pemerintah provinsi dan pusat.

Beberapa agenda besar yang harus berjalan simultan antara lain implementasi Kartu Rumah Betang milik Pemprov Kalteng, serta program nasional seperti akselerasi penanganan stunting dan penguatan ketahanan pangan.

Saat ini, Kabupaten Barito Utara bertengger di peringkat kelima sebagai daerah termaju di Kalimantan Tengah.

Melalui akselerasi di berbagai lini, Pemkab Barut menaruh ekspektasi besar untuk segera naik kelas ke posisi tiga besar, bahkan membidik posisi dua besar dalam beberapa tahun ke depan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang merata. (red)

Serapan RSUD Muara Teweh Capai 46,66 Persen