Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) terus memperkuat investasi jangka panjang di sektor pembenahan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Langkah taktis ini diwujudkan melalui realisasi Program SIP Pintar Juara yang menyalurkan dana apresiasi kepada ribuan pelajar berprestasi di halaman Kantor Bupati Barito Utara, Sabtu (2/5/2026).
Program strategis yang digulirkan secara konsisten sebanyak dua kali dalam setahun ini didesain bukan sekadar format bantuan sosial musiman. Pemkab Barut memposisikan program ini sebagai instrumen makro untuk membangun ekosistem pendidikan daerah yang kompetitif, sehat, dan berkelanjutan.
Pada periode ini, sebanyak 4.104 pelajar dari jenjang SD, MI, SMP, hingga MTs sukses membawa pulang insentif prestasi tersebut.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa penguatan fondasi SDM sejak usia dini merupakan kunci utama dalam memenangkan persaingan antardaerah.
Menurutnya, pemenuhan hak pengakuan atas prestasi akademik anak dapat menjadi pemantik psikologis yang efektif di tengah dinamika tantangan dunia pendidikan modern yang kian kompleks.
“Anak-anak Barito Utara harus terus didorong untuk percaya diri dan berani bersaing. Program ini bukan hanya penghargaan, tetapi investasi untuk masa depan daerah,” ujar Bupati H. Shalahuddin secara lugas.
Dari total postur anggaran, Pemkab Barut mengalokasikan dana segar mencapai Rp3,624 miliar dalam klaster APBD murni daerah.
Secara rinci, penerima manfaat didominasi oleh jenjang SD sebanyak 2.886 siswa, disusul jenjang SMP sebanyak 708 siswa, tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 366 siswa, serta tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 144 siswa.
Pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis kepada barisan perwakilan siswa berprestasi pengumpul nilai tertinggi. Di antaranya Fezil Alvan Hafiy yang berhasil menyabet predikat peringkat pertama untuk jenjang SD, serta Yoel Biyona Syalataka dari jenjang SMP yang juga sukses mengamankan posisi puncak di kelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati, menambahkan bahwa Program SIP Pintar Juara ini diformulasikan untuk mengikis stigma bantuan finansial pasif.
Dinas Pendidikan mengemas stimulus ini sebagai stimulus penciptaan iklim kompetisi yang sehat di lingkungan internal sekolah di seluruh kecamatan.
“Harapannya, anak-anak tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga membangun karakter dan daya saing sejak dini,” kata Syahmiluddin.
Melalui keberlanjutan Program SIP Pintar Juara ini, Pemkab Barut berkomitmen untuk terus meminimalisir angka putus sekolah sekaligus memastikan setiap potensi kecerdasan anak di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan mendapat afirmasi dan ruang tumbuh yang memadai dari pemerintah daerah. (red)












