Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » HKN ke-61, Pemkab Barito Utara Dorong Paradigma Hidup Sehat

HKN ke-61, Pemkab Barito Utara Dorong Paradigma Hidup Sehat

Img 20251118 Wa00541 768x576 1

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) memanfaatkan momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 sebagai sarana mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap kesehatan.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa paradigma pembangunan kesehatan saat ini telah bergeser, dari yang semula berfokus pada pengobatan penyakit menjadi upaya menjaga masyarakat agar tetap sehat.

Hal tersebut disampaikan Bupati dalam sambutannya pada upacara peringatan HKN ke-61 yang berlangsung khidmat.

Ia menekankan bahwa orientasi pelayanan kesehatan ke depan tidak lagi sebatas penyembuhan, melainkan lebih menitikberatkan pada langkah-langkah pencegahan.

“Upaya mencegah penyakit jauh lebih efektif dan memberikan dampak jangka panjang bagi kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Menurut Bupati, transformasi budaya kesehatan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat.

Tanpa perubahan pola hidup dan kesadaran bersama, berbagai program kesehatan yang telah dijalankan tidak akan memberikan hasil yang optimal.

“Kita harus menanamkan kesadaran hidup sehat, termasuk pola makan, olahraga, dan kebersihan lingkungan,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Ia menilai dedikasi para tenaga kesehatan sangat berperan dalam mewujudkan masyarakat Barito Utara yang sehat dan produktif.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Bupati menambahkan bahwa meskipun layanan kesehatan gratis baru mencakup sekitar 60 persen kebutuhan, hampir seluruh masyarakat kini telah terlindungi melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), baik yang dibiayai pemerintah maupun melalui jaminan perusahaan tempat masyarakat bekerja.

Kemudahan akses layanan kesehatan juga menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Saat ini, masyarakat cukup menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) untuk memperoleh pelayanan kesehatan tanpa biaya tambahan.

Kebijakan tersebut dinilai sangat membantu, terutama bagi warga di wilayah pelosok, sekaligus memperkuat pemerataan layanan kesehatan di seluruh daerah.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari visi “Barito Utara Maju, Masyarakat Sejahtera.”

Menurutnya, kesejahteraan masyarakat tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari terpenuhinya kebutuhan dasar seperti kesehatan, pendidikan, serta tersedianya kesempatan kerja yang layak bagi seluruh warga.

Pemkab Barito Utara Siapkan Rp30 Miliar untuk Benahi RSUD Muara Teweh

Melalui peringatan HKN ke-61 ini, Bupati berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup sehat semakin meningkat, termasuk kepedulian menjaga kebersihan lingkungan dan memanfaatkan fasilitas kesehatan secara bijak.

“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat komitmen bersama, agar Barito Utara menjadi daerah yang sehat, produktif, dan sejahtera,” pungkasnya. (red)