Borneohits.com – Memasuki hari keenam menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Barito Utara (Barut), M. Iman Topik langsung menegaskan komitmennya untuk berfokus pada pembenahan tata kelola birokrasi pendidikan sekaligus akselerasi pengembangan potensi kreativitas siswa di daerah tersebut.
Hal itu disampaikannya secara terbuka saat membuka agenda Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) jenjang SD/MI dan SMP/MTs tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula Dinas Pendidikan lantai II, Muara Teweh, Sabtu (9/5/2026).
“Di hari keenam kami bertugas sejak tanggal 5 Mei lalu, kami langsung bergerak cepat bersama teman-teman untuk melaksanakan berbagai agenda dan pembenahan di bidang pendidikan,” kata M. Iman Topik.
Ia menjelaskan bahwa sebagai langkah taktis awal, dirinya telah mengundang seluruh pengawas wilayah serta forum kerja kepala sekolah untuk duduk bersama guna menggodok dan membahas usulan bakal calon kepala sekolah baru di lingkungan Barito Utara.
“Insya Allah dalam waktu dekat semuanya dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya optimis.
Selain fokus pada pembenahan manajemen internal, M. Iman Topik juga menaruh perhatian besar pada peningkatan mutu institusi sekolah di daerahnya.
Ia bercerita bahwa sebelumnya sempat menghadiri prosesi pelepasan siswa-siswi SMK Maharati di Desa Buhut Jaya, Kabupaten Kapuas. Menurutnya, progres sekolah tersebut melesat sangat cepat dan patut menjadi pemantik inspirasi bagi jajaran pendidikan di Barito Utara.
“Luar biasa perkembangan sekolah tersebut. Mudah-mudahan ke depan kita dapat berkunjung kembali untuk melihat dan mengkaji berbagai hal positif yang bisa diterapkan demi kemajuan pendidikan di daerah kita,” katanya.
Di hadapan para guru dan peserta didik yang memadati aula, ia turut menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya FLS3N tingkat kabupaten ini. Ajang tersebut dinilai strategis sebagai wadah konkret dalam membentuk karakter dan mengasah kreativitas anak didik sejak dini.
“Komunikasi dan koordinasi yang baik antara seluruh pihak sangat penting dalam mendukung pembangunan di bidang pendidikan, khususnya dalam mencerdaskan siswa-siswi kita serta menjalankan berbagai program pemerintah,” ucap Topik.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa FLS3N tidak boleh dipandang sebatas perlombaan seremonial untuk mencari pemenang, melainkan instrumen penting bagi pengembangan bakat alami, kepekaan budaya, serta rasa percaya diri siswa.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan seni, budaya, dan kepribadian yang baik,” tuturnya.
Ia pun mengajak seluruh peserta didik untuk berkompetisi secara sehat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportifitas, serta menjadikan ajang ini sebagai ruang belajar berharga guna mengenali potensi diri masing-masing.
Menutup arahannya, Kadisdik menyampaikan apresiasi serta terima kasih yang mendalam kepada panitia pelaksana, guru pendamping, dan para orang tua yang telah berkolaborasi penuh menyukseskan FLS3N Tahun 2026 di Kabupaten Barito Utara. (red)












