Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Dorong SISKA, Barito Utara Mantap Menuju Swasembada Daging

Dorong SISKA, Barito Utara Mantap Menuju Swasembada Daging

Img 20251217 Wa0004 768x504 1

Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) menegaskan komitmen kuat dalam mewujudkan kemandirian pangan, khususnya pada sektor daging sapi dan ayam.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menyatakan kesiapan daerahnya menjadi salah satu penyangga utama ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati usai menghadiri pertemuan strategis bertajuk Integrasi Sapi–Sawit (SISKA) dan Hilirisasi Peternakan yang digelar di Palangka Raya, Selasa (16/12/2025).

Pertemuan ini membahas langkah-langkah konkret penguatan sektor peternakan daerah melalui pemanfaatan potensi perkebunan kelapa sawit serta peningkatan nilai tambah produk peternakan.

Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa pemanfaatan lahan sawit tidak seharusnya hanya berorientasi pada satu komoditas semata.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Melalui penerapan program SISKA, lahan perkebunan kelapa sawit dapat diintegrasikan dengan usaha peternakan sapi secara berkelanjutan, sehingga menciptakan efisiensi lahan sekaligus memberikan keuntungan ganda bagi petani dan peternak.

“Ini bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal ketahanan pangan. Sawitnya panen, sapinya sehat. Petani dan peternak sama-sama diuntungkan,” ujar Bupati.

Selain aspek ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya kesiapan daerah dalam menjamin produksi daging yang sehat, aman, dan bebas dari penyakit.

Hal ini dinilai sejalan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh pemerintah pusat, sehingga ketersediaan protein hewani berkualitas bagi masyarakat, khususnya anak-anak, dapat terpenuhi secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, turut dibahas langkah-langkah pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) serta penguatan hilirisasi peternakan sebagai upaya meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk peternakan lokal.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Pemerintah daerah didorong untuk tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga pada pengolahan dan pemasaran hasil peternakan.

“Kami ingin peternak sejahtera, masyarakat mendapatkan daging berkualitas, dan Barito Utara benar-benar siap swasembada. Barito Utara Siap Swasembada,” tegasnya.

Melalui sinergi program SISKA dan penguatan hilirisasi peternakan, Pemkab Barito Utara optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan. (red)