Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Disdik Barut Dorong Guru Maksimalkan IFP di Kelas

Disdik Barut Dorong Guru Maksimalkan IFP di Kelas

1401 Disdik Barito Utara

Borneohits.com – Transformasi digital di dunia pendidikan mulai difokuskan pada kualitas pemanfaatan perangkat di ruang kelas.

Dinas Pendidikan (Disdik) Barito Utara (Barut) menegaskan, bahwa keberhasilan program digitalisasi pembelajaran tidak hanya bergantung pada bantuan perangkat, tetapi juga pada kesiapan guru dalam menggunakannya secara optimal.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) yang digelar di Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama negeri maupun swasta, dengan masing-masing sekolah mengutus satu guru yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdik Barito Utara, Samsul Astorijaya, menegaskan bahwa perangkat IFP tidak hanya berfungsi sebagai layar digital biasa, tetapi dirancang untuk mendukung pembelajaran yang lebih interaktif.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

“Fungsi interaktif inilah yang harus dimaksimalkan. Tanpa penguasaan dan kreativitas guru, perangkat ini tidak akan memberikan dampak signifikan,” ujarnya.

Sejauh ini, program bantuan perangkat menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Sebanyak 147 SD negeri dan swasta telah menerima bantuan dan terkonfirmasi dalam sistem pelaporan.

Untuk jenjang SMP, 34 dari 38 sekolah telah menerima perangkat. Sementara itu, 27 satuan pendidikan PAUD dan TK negeri maupun swasta juga telah mendapatkan bantuan serupa.

Namun, Disdik menilai tantangan berikutnya adalah memastikan proses pemasangan, perakitan, hingga pemanfaatan perangkat berjalan efektif di setiap sekolah.

Dukungan kepala sekolah dinilai penting, terutama dalam memfasilitasi tenaga pendidik dan tenaga TIK agar mampu mengoperasikan serta merawat perangkat dengan baik, khususnya bagi sekolah yang berada di wilayah rawan banjir.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Sebanyak 219 satuan pendidikan mengikuti sosialisasi tersebut, terdiri dari 177 SD dan SMP serta 42 sekolah swasta.

Disdik Barito Utara optimistis, jika pemanfaatan IFP dilakukan secara kreatif dan konsisten, perangkat tersebut dapat mendorong peningkatan mutu pembelajaran di sekolah-sekolah. (red)