Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Bupati Shalahuddin Tegaskan Arah Baru Birokrasi Barito Utara

Bupati Shalahuddin Tegaskan Arah Baru Birokrasi Barito Utara

1410 Bupati Shalahuddin

Borneohits.com – Mengawali masa kepemimpinannya, Bupati Barito Utara (Barut), H. Shalahuddin, langsung mengeluarkan arahan tegas untuk membangun birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan berorientasi pelayanan.

Pesan itu ia sampaikan pada apel gabungan perdana lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara di Arena Tiara Batara, Senin (13/10/2025).

Apel tersebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, Sekda Muhlis, para pimpinan OPD, serta seluruh ASN Pemkab Barito Utara.

Di hadapan jajaran aparatur, Shalahuddin menekankan bahwa tugas ASN bukan hanya menjalankan administrasi rutinitas, melainkan memberikan pelayanan yang berkualitas.

“Tugas kita bukan sekadar menjalankan roda administrasi, tapi melayani masyarakat dengan integritas, profesionalisme, dan empati,” tegas Shalahuddin dalam amanatnya.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Ia memaparkan empat prinsip strategis yang akan menjadi arah kerja birokrasi Barito Utara ke depan: semangat baru untuk meninggalkan pola kerja stagnan, disiplin dan loyalitas pada tugas, dukungan penuh terhadap visi pembangunan daerah, serta komitmen ASN menjadi agen perubahan.

“Jangan hanya jadi penonton dalam proses pembangunan. Jadilah bagian dari solusi. Pemerintah butuh ASN yang siap berubah dan bekerja keras untuk rakyat,” ujarnya.

Bupati juga menekankan pentingnya budaya kerja yang terbuka dan komunikatif antara pimpinan dan staf.

Ia mendorong aparatur untuk tidak segan menyampaikan ide, pandangan, atau kritik yang bersifat membangun guna memperkuat efektivitas organisasi.

“Tidak ada pemimpin yang bisa membawa perubahan sendirian. Perubahan hanya bisa dicapai jika kita bersatu dan membuka ruang dialog di semua lini,” ujarnya.

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut

Terkait kebijakan rotasi jabatan, Shalahuddin menegaskan bahwa hal tersebut merupakan mekanisme pembinaan birokrasi.

Ia meminta ASN untuk tidak terjebak pada narasi kelompok, melainkan fokus pada pengabdian.

“Siap ditempatkan di mana saja. Ini pengabdian, bukan perlombaan jabatan. Jangan kecil hati, yang penting bekerjalah dengan baik dan jujur,” tandasnya.

Lebih lanjut, Shalahuddin mengingatkan bahwa setiap jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan ketulusan dan integritas.

“Kita berdiri di sini bukan karena kekuatan kita, tapi karena karunia Tuhan. Maka mari kita balas dengan kerja sungguh-sungguh dan doa agar diberi kekuatan untuk menjalankan amanah ini,” pungkasnya. (red)

Pemkab Barito Utara Siapkan Rp30 Miliar untuk Benahi RSUD Muara Teweh