Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » Bupati Barut Tekankan Percepatan Jembatan Hasan Basri II

Bupati Barut Tekankan Percepatan Jembatan Hasan Basri II

1201 Bupati Rapat Anggaran

Borneohits.com – Bupati Barito Utara (Barut), H. Shalahuddin, menekankan pentingnya percepatan perencanaan pembangunan infrastruktur strategis dalam rapat bersama jajaran kepala OPD di Aula Setda Lantai I, Senin (12/1/2026).

Dalam rapat tersebut, Bupati memfokuskan pembahasan pada rencana pembangunan Jembatan Hasan Basri II serta percepatan pembangunan Bendungan Joloi sebagai langkah jangka panjang untuk memperkuat konektivitas dan pengendalian banjir di daerah.

Ia menegaskan, Jembatan Hasan Basri I yang selama ini menjadi urat nadi konektivitas Barito Utara memiliki umur teknis tersisa sekitar 9 hingga 11 tahun, sehingga perencanaan jembatan baru harus dilakukan sejak sekarang secara matang dan terukur.

“Persiapan tidak boleh terlambat. Pembangunan jembatan baru harus dirancang tanpa mengganggu operasional jembatan yang ada,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, pembangunan Jembatan Hasan Basri II direncanakan menggunakan skema konsorsium sehingga pemerintah daerah tidak menanggung pembiayaan secara langsung, sementara peran Pemkab Barito Utara difokuskan pada aspek teknis, perencanaan, dan supervisi.

Kejadian Karhutla Capai 182, Bupati Barut Perkuat Penanganan Karhutla

Ia juga mengarahkan agar studi kelayakan (FS), detail engineering design (DED), serta dokumen teknis lainnya segera diperbarui dan dikonsultasikan ke kementerian terkait, termasuk perencanaan bentang tengah jembatan sepanjang 150–200 meter dengan clearance yang memadai untuk mendukung aktivitas angkutan.

Selain pembangunan jembatan, Bupati juga menyoroti percepatan pembangunan Bendungan Joloi yang telah memiliki FS dan DED serta masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) karena dinilai penting untuk pengendalian banjir di Barito Utara.

“Kita harus aktif berkoordinasi dengan kementerian terkait. Barito Utara harus menjadi pionir bersama Murung Raya dan daerah sekitar dalam mendorong realisasi Bendungan Joloi,” ujarnya.

Di akhir rapat, Bupati meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti hasil rapat secara serius dan terukur agar agenda strategis daerah dapat berjalan tepat waktu dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (red)

APBN Rp50 Miliar Perkuat Layanan Air Bersih Barut