Borneohits.com – Bupati Barito Utara (Barut), H. Shalahuddin, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 143 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II pada Kamis (16/10/2025).
Pada kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa ASN masa kini dituntut menjadi pelayan publik yang profesional, berintegritas, dan berkarakter BerAKHLAK.
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Barito Utara ini mengukuhkan 30 tenaga teknis, 26 guru, dan 87 tenaga kesehatan sebagai ASN PPPK yang telah melalui seleksi ketat.
Bupati mengingatkan bahwa pengangkatan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar sebagai abdi negara.
“Hari ini bukan sekadar pengangkatan. Ini adalah awal dari tanggung jawab besar untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai BerAKHLAK,” tegas Shalahuddin dalam sambutannya.
Ia juga mempertegas kebijakan nasional terkait reformasi kepegawaian dengan melarang praktik perekrutan honorer baru di seluruh perangkat daerah, sesuai amanat UU No. 20 Tahun 2023.
“Saya tegaskan, jangan lagi ada praktik pengangkatan honorer baru. Fokus kita adalah memperkuat sistem dengan ASN yang legal, profesional, dan berorientasi pelayanan,” katanya.
Bupati pun meminta seluruh PPPK yang baru diangkat menjaga disiplin, menghindari penyimpangan, serta menumbuhkan loyalitas dan dedikasi dalam bekerja.
“Jabatan ini bukan hadiah, tapi amanah. Jaga integritas dan jadilah agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing,” ucapnya.
Shalahuddin menekankan bahwa penguatan sumber daya manusia adalah bagian penting dari pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan. Karena itu, setiap ASN dituntut memiliki kapasitas sekaligus semangat pelayanan sosial.
“Kita membutuhkan ASN yang bukan hanya mampu, tapi juga memiliki semangat pelayanan dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.
Acara penyerahan SK turut dihadiri Wakil Bupati Felix Sondaie, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala OPD, dan insan pers.
Bupati juga memberikan apresiasi kepada BKPSDM atas proses seleksi yang transparan dan akuntabel, sembari menegaskan bahwa kepercayaan publik dibangun melalui kinerja ASN yang jujur dan profesional.
“Selamat kepada seluruh PPPK. Jadilah ASN yang bekerja dengan hati, disiplin, jujur, dan loyal. Banggalah melayani bangsa,” pungkas Shalahuddin. (red)












