BPBD Barut Cegah Karhutla Meluas di Pendreh

BPBD Barito Utara memadamkan karhutla di Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah.

Borneohits.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara (Barut) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Jalan Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah.

Respons cepat dilakukan setelah laporan masyarakat diterima untuk mencegah api meluas ke kawasan permukiman.

Kebakaran dilaporkan warga kepada Pusdalops BPBD sekitar pukul 14.22 WIB, Sabtu (1/8/2026). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusdalops-PB BPBD langsung menuju lokasi.

Kepala BPBD Barito Utara, Muhammad Ikhsan melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog), Rizali Hadi, mengatakan petugas segera melakukan penanganan setelah tiba di lokasi. Di lapangan, tim menemukan sejumlah titik api yang masih menyala.

“Setelah menerima laporan, anggota piket TRC dan Pusdalops-PB BPBD langsung melakukan persiapan dan berangkat menuju lokasi. Di lapangan ditemukan beberapa titik api yang masih menyala sehingga segera dilakukan pemadaman menggunakan selang nozzle dari mobil water supply BPBD,” ujar Rizali.

Pemkab Barut Perkuat Pengawasan Internal Cegah Korupsi

Api membakar lahan mineral yang ditumbuhi tumpukan pepohonan bekas tebangan, dedaunan, semak belukar dan sampah. Kondisi vegetasi tersebut dinilai berpotensi mempercepat penyebaran api apabila tidak segera ditangani.

Petugas melakukan pemadaman hingga sekitar pukul 15.07 WIB. Setelah memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menyala kembali, tim meninggalkan lokasi dan kembali ke Posko Pusdalops-PB sekitar pukul 15.17 WIB.

Lahan yang terbakar diperkirakan seluas 0,22 hektare dengan jenis kebakaran permukaan. Respons cepat petugas bersama masyarakat setempat membuat api dapat dikendalikan sehingga tidak meluas ke area sekitar.

“Berkat respons cepat petugas bersama masyarakat setempat, api berhasil dipadamkan sehingga tidak meluas ke area sekitar,” katanya.

Rizali juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi kemarau. Warga diminta tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

DKPP Barito Utara Ajak Warga Jaga Kelestarian Sungai

“Peran aktif masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh warga segera melaporkan apabila melihat adanya titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya. (red)