Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara (Barut) membuka peluang lebih luas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan kompetensi melalui pendidikan pascasarjana.
Salah satunya melalui Program Kuliah Hybrid dan By Research Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM).
Program tersebut ditawarkan sebagai pilihan bagi ASN yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister maupun doktor tanpa harus meninggalkan tugas dan tanggung jawab dalam pelayanan pemerintahan.
Sosialisasi program digelar di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Utara, dan diikuti sekitar 60 peserta, Senin (13/7/2026).
Kegiatan dibuka Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Hery Jhon Setiawan, mewakili Bupati Barito Utara H. Shalahuddin.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Hery Jhon Setiawan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi tantangan pembangunan, terutama di tengah perkembangan transformasi digital.
“Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong pengembangan kapasitas ASN melalui berbagai program pendidikan dan peningkatan kompetensi,” katanya.
Program kuliah hybrid dinilai memberikan fleksibilitas bagi ASN karena menggabungkan pembelajaran tatap muka dan daring. Dengan pola tersebut, peserta dapat mengikuti pendidikan sambil tetap menjalankan pekerjaan dan tanggung jawab kedinasan.
Sementara itu, program By Research memberikan kesempatan bagi para profesional dan peneliti untuk mengembangkan karya ilmiah yang diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
“Investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia. Pendidikan bukan sekadar memperoleh gelar akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, serta melahirkan solusi bagi berbagai tantangan pembangunan,” ujar Hery membacakan sambutan Bupati.
Pemkab Barito Utara berharap kerja sama dengan Universitas Lambung Mangkurat tidak berhenti pada pendidikan formal.
Kolaborasi juga diharapkan berkembang ke bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi daerah dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barito Utara, H. Fakhri Fauzi, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi kesempatan bagi ASN untuk mendapatkan informasi mengenai pilihan pendidikan lanjutan yang tersedia.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memperoleh informasi secara utuh mengenai sistem perkuliahan hybrid maupun program by research, sehingga dapat menentukan pilihan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan karier dan organisasi,” kata Fakhri.
Menurut Fakhri, peningkatan kompetensi ASN semakin dibutuhkan seiring tuntutan terhadap birokrasi dan pelayanan publik yang terus berkembang. Karena itu, BKPSDM akan terus mendorong berbagai program pengembangan kapasitas agar ASN mampu memberikan pelayanan yang profesional, adaptif dan inovatif.
Melalui program tersebut, pendidikan pascasarjana diharapkan tidak hanya memberikan tambahan kualifikasi akademik bagi ASN, tetapi juga memperkuat kemampuan aparatur dalam menghadapi persoalan dan kebutuhan pembangunan di Kabupaten Barito Utara. (red)












