Borneohits.com – Fokus utama evaluasi 100 hari kerja di Muara Teweh tidak hanya pada capaian program, tetapi pada komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) untuk membenahi kinerja pemerintahan secara menyeluruh.
Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, dalam kegiatan evaluasi 100 hari kerja yang digelar di Gedung Balai Antang, Rabu (11/2/2026).
Dalam penyampaiannya, Bupati secara terbuka menyoroti berbagai tantangan yang masih menghambat optimalisasi pembangunan daerah, mulai dari penyerapan anggaran yang belum maksimal hingga koordinasi antar organisasi perangkat daerah yang dinilai masih perlu diperkuat.
“Evaluasi ini bukan sekadar melihat capaian, tetapi menjadi momentum memperbaiki kinerja, memperkuat koordinasi, dan meningkatkan akuntabilitas,” tegas Shalahuddin.
Meski demikian, Bupati juga menegaskan bahwa dalam 100 hari pertama pemerintahannya telah terdapat sejumlah kemajuan, seperti masuknya aliran listrik ke wilayah terpencil, penyaluran bantuan perlengkapan sekolah, hingga percepatan pembangunan sejumlah jembatan dan infrastruktur dasar di wilayah kabupaten.
Menurutnya, seluruh program pembangunan harus dijalankan secara terintegrasi dan berorientasi pada hasil yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah untuk meningkatkan sinergi agar pelaksanaan program unggulan dan prioritas daerah dapat berjalan lebih efektif.
“Dengan kerja sama yang solid dan komitmen yang kuat, saya yakin seluruh program dapat berjalan lebih baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan masukan dan kritik konstruktif agar arah pembangunan di Barito Utara semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (red)












