DPRD Barut Dorong Persiapan Kesehatan Jemaah Haji Dilakukan Sejak Dini

Anggota DPRD Barito Utara, Al Hadi.

Borneohits.com – DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) mendorong persiapan kesehatan calon jemaah haji dilakukan sejak jauh hari sebelum keberangkatan.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan jemaah, khususnya lanjut usia dan mereka yang memiliki risiko kesehatan, memperoleh pendampingan secara optimal.

Anggota DPRD Barito Utara, H Al Hadi, mengatakan kesiapan tenaga kesehatan menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelayanan kepada calon jemaah haji.

Menurutnya, peningkatan kapasitas tim kesehatan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelayanan dapat diberikan secara terpadu mulai dari pemeriksaan awal hingga menjelang keberangkatan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan peningkatan kapasitas tim kesehatan haji ini. Persiapan harus dilakukan sejak jauh hari, sehingga ketika memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji, tenaga kesehatan sudah benar-benar siap dan memiliki pemahaman yang sama,” ujar H Alhadi, Selasa (11/8/2026).

DPRD Barut Dorong Nilai Disiplin Paskibraka Jadi Bekal Generasi Muda

Hal tersebut disampaikannya saat mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Peningkatan Kapasitas Pengelola/Tim Kesehatan Haji RSUD dan Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di Aula RSUD Muara Teweh.

Alhadi menilai kondisi calon jemaah yang memiliki latar belakang usia dan kesehatan berbeda membutuhkan penanganan yang disesuaikan.

Jemaah lanjut usia maupun yang memiliki penyakit tertentu, menurutnya, perlu mendapatkan pemantauan dan pembinaan lebih intensif sejak tahap awal.

“Jemaah lansia dan yang memiliki risiko kesehatan tentu membutuhkan perhatian lebih. Karena itu, tenaga kesehatan harus memiliki kemampuan dan pengetahuan yang memadai, mulai dari pemeriksaan, pembinaan sampai bagaimana memberikan pelayanan yang tepat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Kesehatan, RSUD dan Puskesmas. Sinergi antarlembaga diperlukan agar pemeriksaan serta pembinaan kesehatan calon jemaah dapat dilakukan secara berkesinambungan dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

DPRD Barut Ingatkan Warga Tidak Bakar Lahan untuk Cegah Karhutla

Menurut Alhadi, peningkatan kapasitas tim kesehatan hendaknya tidak berhenti pada kegiatan rapat atau pembelajaran. Pengetahuan yang diperoleh harus diterapkan dalam pelayanan di lapangan, disertai evaluasi dan pembaruan informasi sesuai kebijakan serta standar pelayanan kesehatan haji.

“Jangan hanya berhenti pada kegiatan pertemuan. Yang paling penting adalah bagaimana hasil pembelajaran ini diterapkan dalam pelayanan kepada masyarakat, sehingga calon jemaah haji benar-benar mendapatkan pembinaan dan pelayanan kesehatan yang optimal,” tegasnya.

Lebih lanjut, Alhadi mengajak seluruh pihak memberikan perhatian terhadap kondisi kesehatan calon jemaah sejak pemeriksaan awal. Kesiapan fisik dinilai menjadi salah satu faktor penting agar jemaah mampu mengikuti seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik.

“Harapan kita tentu seluruh jemaah haji Barito Utara dapat menjalankan ibadah dengan lancar. Untuk itu, kesiapan kesehatan harus menjadi perhatian bersama,” pungkasnya. (red)

DPRD Barut Dorong Kebijakan Nasional Selaras dengan Kebutuhan Pembangunan Daerah