Beranda » Berita » Eksekutif » Pemkab Barito Utara » BPBD Barito Utara Percepat Penanganan Karhutla

BPBD Barito Utara Percepat Penanganan Karhutla

Tim gabungan BPBD Barito Utara melakukan pemadaman karhutla di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dan Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan.

Borneohits.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara (Barut) bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sekitar permukiman warga, Rabu (9/9/2026).

Penanganan dilakukan di Kelurahan Jingah, Kecamatan Teweh Baru, dan Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas dan mengarah ke rumah-rumah warga.

Dari dua lokasi tersebut, tim gabungan BPBD bersama unsur terkait menangani lahan terbakar dengan total luas sekitar 1,62 hektare.

Di Kelurahan Jingah, petugas menemukan sejumlah titik api pada lahan yang dipenuhi tumpukan pepohonan, dedaunan dan semak belukar.

Bupati Barito Utara Tekankan Kualitas pada Pekerjaan Pelebaran Jalan

Pemadaman dilakukan menggunakan selang nozzle dan mobil water supply BPBD hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.00 WIB. Luas lahan yang terbakar di lokasi ini sekitar 0,08 hektare.

Sementara itu, penanganan di Desa Trinsing mencakup lahan sekitar 1,54 hektare. Petugas kembali menemukan titik kebakaran di Jalan Trinsing, kawasan PT EBA di samping APMS, dengan arah perambatan api menuju permukiman warga.

Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, M. Ikhsan melalui Kepala Bidang Darlog, Rizali Hadi, mengatakan setiap laporan kebakaran yang diterima langsung ditindaklanjuti, khususnya apabila titik api berada di sekitar permukiman.

“Setiap laporan yang kami terima langsung ditindaklanjuti oleh tim di lapangan. Hal ini penting untuk mencegah api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada dekat dengan permukiman masyarakat,” ujar Rizali Hadi.

Dalam penanganan di Trinsing, BPBD mengerahkan TRC-Pusdalops Regu II, Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD, serta Manggala Agni. Peralatan yang digunakan meliputi mobil water supply, kendaraan personel dan tiga unit motor CRF.

Lomba Agustusan Pererat Kebersamaan Warga

Kondisi hujan di salah satu titik turut membantu proses pemadaman. Meski demikian, petugas tetap melakukan penanganan untuk memastikan api tidak kembali menyala dan merambat ke wilayah permukiman.

Rizali mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin sebelum meluas. (red)