Beranda » Berita » Eksekutif » Pemko Palangka Raya » Peringatan Hari Santri di Palangka Raya Teguhkan Peran Pesantren bagi Negeri

Peringatan Hari Santri di Palangka Raya Teguhkan Peran Pesantren bagi Negeri

Img 20251125 Wa0056

Borneohits.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional 2025 di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Rabu (22/10/2025).

Upacara dipimpin Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, serta dihadiri Forkopimda, pimpinan pondok pesantren, alim ulama, tokoh masyarakat, dan ribuan santri dari berbagai wilayah.

Membacakan amanat Menteri Agama RI, Fairid mengingatkan sejarah penetapan Hari Santri yang merujuk pada Resolusi Jihad KH. Hasyim Asy’ari, sebuah seruan perjuangan yang menjadi momentum penting dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

“Resolusi Jihad inilah yang membakar semangat dan mengobarkan api perlawanan anak bangsa. Sehingga dengan gagah berani, tanpa ada rasa takut, anak-anak bangsa bersatu padu melakukan perlawanan kepada kolonial yang ingin kembali menjajah Indonesia,” ujarnya.

Fairid mengatakan bahwa ketenangan yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini merupakan buah perjuangan para syuhada dan ulama.

Pemko Palangka Raya Raih Predikat SAKIP BB dan Penghargaan WBK

Karena itu, ia mengajak masyarakat dan santri untuk selalu mengenang jasa pahlawan dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.

“Oleh karena itu, marilah kita ingat selalu jasa-jasa para pahlawan. Kita syukuri nikmat kemerdekaan ini dengan melakukan hal-hal baik, yang membawa kemaslahatan untuk bangsa Indonesia,” ucapnya.

Fairid juga menyebutkan bahwa Hari Santri 2025 memiliki makna khusus, karena menandai satu dekade sejak peringatan ini ditetapkan pemerintah pada tahun 2015.

Dalam kurun waktu tersebut, pesantren semakin memperkuat perannya dalam berbagai aspek kehidupan.

“Kita tidak boleh lupa, jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah menjadi pusat pendidikan di nusantara, tempat para santri menimba ilmu agama, akhlak dan karakter. Dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral,” sambungnya.

Sepanjang 2025, Pemko Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

Menutup amanat, Fairid mengajak para santri untuk merawat tradisi pesantren dan membawa nilai-nilainya ke ruang publik, dunia kerja, hingga ke tingkat internasional.

“Tunjukkan bahwa santri mampu menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar penonton,” pungkasnya. (red)