Beranda » Berita » Eksekutif » Pemko Palangka Raya » Penguatan Kapasitas Kader Jadi Kunci Sukses Transformasi New Posyandu

Penguatan Kapasitas Kader Jadi Kunci Sukses Transformasi New Posyandu

A8825599 A041 40e5 9bb6 5a7d45e91394 1030x583

Borneohits.com – Wakil Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia kader Posyandu menjadi faktor paling menentukan dalam menggerakkan transformasi New Posyandu di kota setempat.

Hal itu ia sampaikan dalam Pertemuan Koordinasi TP Posyandu sekaligus Launching Integrasi Layanan Primer (ILP) Puskesmas di Palangka Raya, Selasa (25/11/2025).

Fauzi menyebut perubahan fungsi Posyandu yang kini menyentuh enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) membuat peran kader jauh lebih luas.

Mereka tidak hanya terlibat dalam layanan kesehatan, tetapi ikut berperan dalam sektor pendidikan, perumahan, sosial hingga ketertiban umum.

“Kader adalah ujung tombak Posyandu. Mereka harus memiliki kompetensi teknis dan manajerial yang memadai agar mampu menjalankan enam bidang SPM dengan benar,” ujarnya.

Pemko Palangka Raya Raih Predikat SAKIP BB dan Penghargaan WBK

Ia mengakui masih banyak kader yang belum dibekali kemampuan teknis secara memadai, sementara tuntutan tugas semakin kompleks seiring transformasi Posyandu.

Kondisi tersebut, menurutnya, perlu disikapi dengan langkah perbaikan yang lebih terstruktur.

“Pelatihan rutin, pendampingan, dan peningkatan profesionalisme kader merupakan kebutuhan mendesak. Tanpa SDM yang kuat, pelayanan Posyandu tidak akan maksimal,” jelasnya.

Fauzi menambahkan, penguatan kapasitas kader tidak boleh dibebankan hanya pada sektor kesehatan.

Dukungan antarperangkat daerah serta peran aktif masyarakat dinilai sangat menentukan keberhasilan transformasi ini.

Sepanjang 2025, Pemko Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

“Kader yang terampil akan meningkatkan mutu pelayanan, memperluas jangkauan, dan meningkatkan partisipasi masyarakat di Posyandu. Semua ini bermuara pada peningkatan kualitas hidup warga,” pungkasnya. (red)