Beranda » Berita » Eksekutif » Pemko Palangka Raya » Pemko Palangka Raya Tekankan Standar Ketat MBG

Pemko Palangka Raya Tekankan Standar Ketat MBG

Ff488aad 2102 424a 97c0 Ca231f5080c7 1050x525

Borneohits.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya menegaskan pentingnya menjaga kualitas dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar sesuai dengan standar Badan Gizi Nasional (BGN).

Penegasan tersebut disampaikan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Alman P. Pakpahan, mewakili Wali Kota Palangka Raya dalam kegiatan Audiensi Pemantauan Pelaksanaan Program MBG dan SPPG yang digelar di Ruang Peteng Karuhei II, Selasa (14/10/2025).

Alman menyampaikan bahwa program MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, tetapi juga mencakup kualitas, kebersihan, keamanan pangan, dan kehalalan makanan.

“Pemerintah Kota berkomitmen memastikan seluruh proses mulai dari dapur, bahan pangan, hingga distribusi makanan ke sekolah berjalan sesuai standar BGN. Makanan yang dikonsumsi anak-anak harus aman, higienis, bergizi seimbang, dan halal sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa aspek pengawasan sanitasi dapur, kebersihan peralatan, serta proses pengolahan makanan menjadi perhatian penting. Pemerintah memastikan seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memenuhi kriteria layak dan bersih.

Pemko Palangka Raya Raih Predikat SAKIP BB dan Penghargaan WBK

“Petugas di lapangan kami ingatkan untuk selalu memperhatikan aspek higienitas dan sanitasi. Semua bahan pangan harus segar, alat masak bersih, air memenuhi syarat kesehatan, serta proses pengolahan dilakukan sesuai prinsip halal,” tegasnya.

Alman menambahkan bahwa keberhasilan program MBG membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah. Penguatan koordinasi dan pengawasan disebutnya sebagai kunci agar program berjalan optimal.

“Koordinasi dan pengawasan di lapangan perlu diperkuat. Kita tidak hanya ingin memenuhi target jumlah penerima manfaat, tetapi juga memastikan bahwa makanan yang disajikan benar-benar sehat, aman, dan halal,” katanya.

Ia menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap menu, proses pendistribusian, hingga respons siswa terhadap makanan yang disediakan.

“Evaluasi penting dilakukan agar kita bisa memperbaiki hal-hal teknis di lapangan dan memastikan tidak ada kejadian yang merugikan peserta didik,” ujarnya.

Sepanjang 2025, Pemko Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

Alman berharap pelaksanaan program MBG di Palangka Raya dapat berjalan dengan standar pelayanan yang berkualitas, higienis, halal, serta akuntabel.

“Dengan penerapan standar higienitas, sanitasi, dan kehalalan yang ketat, kami yakin program MBG di Palangka Raya bisa berjalan optimal dan menjadi contoh pelaksanaan terbaik,” pungkasnya. (red)