Beranda » Berita » Eksekutif » Pemko Palangka Raya » Pemko Palangka Raya Latih Pelaku UMKM Kuasai Keterampilan Pembuatan Roti

Pemko Palangka Raya Latih Pelaku UMKM Kuasai Keterampilan Pembuatan Roti

Eef00dc3 7dca 46d8 9381 2be8ad580658

Borneohits.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) kembali mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha mikro dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Teknis Pembuatan Roti.

Kegiatan berlangsung di Aula Balai Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Tengah (Kaltengk, Selasa (25/11/2025).

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya melalui Sekretaris Dinas, Hadriansyah, mengatakan pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar sekaligus pengetahuan wirausaha di bidang bakery.

Bidang itu dinilai memiliki peluang pasar yang terus berkembang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan dorongan positif kepada pelaku UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produksi dan memiliki nilai jual yang lebih baik di pasar,” ujar Hadriansyah.

Pemko Palangka Raya Raih Predikat SAKIP BB dan Penghargaan WBK

Menurutnya, keterampilan pembuatan roti sangat relevan dengan kebutuhan pelaku usaha mikro saat ini.

Selain meningkatkan kompetensi, pelatihan ini juga memberi ruang bagi peserta untuk mengembangkan inovasi produk dan memperluas peluang usaha.

Ia menegaskan bahwa Pemko Palangka Raya terus berkomitmen memberikan pembinaan berkelanjutan bagi UMKM agar semakin mandiri dan adaptif.

“Dengan bekal ilmu dan praktik langsung, melalui kegiatan ini peserta dapat memaksimalkan potensi usaha kuliner khususnya di bidang pembuatan roti, yang memiliki prospek pasar menjanjikan,” sambung Hadriansyah.

Melalui pelatihan yang berlangsung selama dua hari, peserta tidak hanya diajak memahami teori, tetapi juga praktik pembuatan roti secara langsung.

Sepanjang 2025, Pemko Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

Hadriansyah berharap kemampuan yang diperoleh mampu mendorong lahirnya usaha-usaha baru yang membuka lapangan kerja.

“Semoga apa yang dipelajari dalam pelatihan ini benar-benar dapat diterapkan, sehingga UMKM di Kota Palangka Raya semakin maju, mandiri, dan mampu berkontribusi bagi perekonomian daerah,” tutupnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 20 pelaku usaha mikro dari berbagai wilayah di Kota Palangka Raya dan dijadwalkan berlangsung hingga 26 November 2025. (red)