Borneohits.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mendorong kolaborasi yang semakin kuat antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya, Fauzi Rahman, dalam Pertemuan Tahunan Forum TJSLP Kota Palangka Raya yang digelar di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Senin (24/11/2025).
Fauzi menegaskan bahwa pelaksanaan TJSLP memiliki dasar hukum yang kuat. Regulasi tersebut mencakup Undang-Undang Penanaman Modal, Undang-Undang Perseroan Terbatas, Peraturan Pemerintah tentang TJSLP, hingga Peraturan Daerah Kota Palangka Raya Nomor 2 Tahun 2016.
Aturan tersebut menjadi pijakan bagi pemerintah dan perusahaan dalam menjalankan program secara terukur dan berkelanjutan.
Sepanjang Januari hingga Oktober 2025, tercatat 40 kegiatan TJSLP disalurkan melalui Sekretariat Forum TJSLP Bapperida dengan nilai bantuan mencapai Rp451,7 juta.
Sementara itu, perusahaan juga menyalurkan 49 kegiatan secara langsung kepada masyarakat senilai Rp226,5 juta. Akumulasi kontribusi dunia usaha selama tahun berjalan mencapai Rp678,3 juta.
“Angka ini tidak hanya menggambarkan nilai materi yang diberikan, tetapi juga semangat kolaborasi yang kuat antara pelaku usaha dengan pemerintah dan masyarakat Kota Palangka Raya,” ujarnya.
Program yang disalurkan perusahaan selama 2025 mencakup berbagai sektor, mulai dari sosialisasi pencegahan karhutla, penyediaan sarana kebersihan, dukungan pendidikan dan kebudayaan, bantuan kesehatan, hingga dukungan bagi penyandang disabilitas dan masyarakat kurang mampu.
Perusahaan juga terlibat dalam kegiatan keagamaan serta peringatan hari besar termasuk HUT Kota Palangka Raya.
Fauzi berharap forum ini dapat memperkuat koordinasi dan arah pelaksanaan TJSLP ke depan sehingga kontribusi yang diberikan semakin berdampak bagi pembangunan daerah.
“Melalui forum ini, kami berharap pelaksanaan TJSLP ke depan semakin terarah, memberikan dampak nyata, dan mampu mendukung prioritas pembangunan Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (red)












