Beranda » Berita » Legislatif » DPRD Barito Utara » DPRD Barut Apresiasi Penguatan Kapasitas First Responder

DPRD Barut Apresiasi Penguatan Kapasitas First Responder

Img 20230205 Wa0035
Anggota DPRD Barito Utara dari Fraksi PKS, Jamila. (ist)

Borneohits.com – Upaya peningkatan kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi situasi darurat kembali diperkuat melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Medical First Responder (MFR) yang digelar BPBD Barito Utara (Barut).

Kegiatan tersebut resmi dibuka oleh Bupati Barut H. Shalahuddin, Selasa (25/11/2025) di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Anggota DPRD Barut, Rosi Wahyuni, menilai pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kemampuan personel dalam merespons keadaan darurat secara cepat dan profesional.

“Kapasitas first responder yang profesional sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan darurat. Pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat koordinasi antarunit dan relawan,” katanya.

Rosi berharap pelatihan MFR mampu memberikan dampak nyata sekaligus menciptakan tenaga respons cepat yang kompeten di lapangan.

Henny Rosgiaty Rusli Apresiasi Dedikasi Petugas Damkar Barito Utara

Ia menilai kerja sama antara BPBD, relawan, dan pemangku kepentingan lain akan mempermudah daerah dalam menghadapi potensi bencana.

Pelatihan MFR berlangsung selama tujuh hari dengan menghadirkan instruktur profesional dari Balai Pelatihan SDM Pencarian dan Pertolongan Bogor serta Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya.

Peserta mendapat pembekalan terkait penanganan perdarahan, syok, cedera organ dalam, hingga teknik evakuasi menggunakan alat Kendrick Extrication Device (KED), yang krusial dalam penanganan banjir, kebakaran, maupun kecelakaan lalu lintas.

Melalui Kepala BPBD, Simamoraturahman, Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa pelatihan MFR tidak hanya menekankan keterampilan teknis, tetapi juga pembangunan mental yang kuat, kedisiplinan, serta kemampuan mengambil keputusan cepat di lapangan.

“Respon pertama sangat menentukan keselamatan korban. Karena itu, SDM harus siap secara fisik, terlatih, dan mampu bekerja dalam tekanan,” ujarnya.

Fraksi KIR DPRD Barut Dorong Program APBD 2026 Segera Direalisasikan

Dengan pelatihan ini, Barut berharap memiliki lebih banyak personel tanggap darurat yang siap memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, dan aman kepada masyarakat. (red)