Beranda » Berita » Eksekutif » Pemko Palangka Raya » Disdamkarmat Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran

Disdamkarmat Palangka Raya Imbau Warga Waspadai Potensi Kebakaran

Adb61173 B282 4232 A662 Faaa10e18309 (1)
Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Gloriana Aden. (ist)

Borneohits.com – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, menyusul insiden yang menghanguskan satu rumah dan bangunan kos lima pintu di Jalan Hiu Putih 1, Kelurahan Bukit Tunggal.

Imbauan ini disampaikan melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat), terutama bagi warga yang tinggal di kawasan padat penduduk dan lingkungan dengan bangunan berbahan kayu.

Kepala Disdamkarmat Kota Palangka Raya, Gloriana Aden, menekankan bahwa pencegahan dini merupakan langkah utama dalam mengurangi risiko terjadinya kebakaran.

Ia menyebut, banyak kejadian bermula dari kelalaian kecil yang sebenarnya dapat dihindari, seperti korsleting listrik, aktivitas memasak yang ditinggalkan, hingga pembakaran sampah tanpa pengawasan.

“Banyak kebakaran yang sebenarnya bisa dicegah jika masyarakat lebih teliti dan waspada. Periksa instalasi listrik secara berkala, pastikan tidak ada kabel terkelupas atau sambungan sembarangan. Begitu juga dengan aktivitas dapur, jangan ditinggalkan saat memasak,” ujar Gloriana, Selasa (30/9/2025).

Pemko Palangka Raya Raih Predikat SAKIP BB dan Penghargaan WBK

Gloriana juga mengingatkan pentingnya pelaporan cepat jika terjadi kebakaran, meskipun skala api masih kecil. Menurutnya, respons masyarakat sangat mempengaruhi keberhasilan petugas dalam mengendalikan situasi.

“Begitu ada tanda-tanda kebakaran, segera hubungi Call Center 112 atau pos damkar. Kecepatan laporan bisa menyelamatkan banyak hal,” tegasnya.

Untuk meminimalkan risiko, Disdamkarmat terus memperkuat patroli dan sosialisasi bersama TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, serta relawan kebakaran (Redkar).

Edukasi ini diarahkan agar warga semakin memahami langkah-langkah pencegahan dan mampu mengambil tindakan awal saat terjadi keadaan darurat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi aktif warga menjadi faktor kunci dalam menekan angka kejadian kebakaran, terutama di wilayah permukiman padat,” jelas Gloriana.

Sepanjang 2025, Pemko Palangka Raya Tuntaskan Infrastruktur Permukiman

Ia berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus meningkat demi mencegah insiden serupa terulang.

“Mari kita jaga rumah dan lingkungan kita bersama. Lebih baik mencegah sebelum terlambat,” pungkasnya. (red)