Beranda » Berita » Kalteng » Palangka Raya » Christian Sancho Kritik Keras Pembongkaran Gedung Eks KONI Kalteng

Christian Sancho Kritik Keras Pembongkaran Gedung Eks KONI Kalteng

Img 20240721 Wa0007

Borneohits.com – Video pembongkaran Gedung Sejarah DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) atau Eks KONI Kalteng yang tersebar di jagat maya memicu kontroversi, termasuk dari tokoh masyarakat, Christian Sancho.

Sancho melontarkan kritik keras terhadap keputusan pemerintah untuk melanjutkan pembongkaran gedung yang diakui sebagai Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) dan merupakan gedung pertama roda pemerintahan di Kalteng.

Keputusan pembongkaran gedung ini menimbulkan pro dan kontra di kalangan tokoh masyarakat. Banyak yang berpendapat bahwa gedung tersebut memiliki nilai sejarah tinggi dan harus dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya Kalimantan Tengah. Namun, pemerintah daerah berencana membangun Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan tersebut.

Sancho menyatakan bahwa pemimpin saat ini tidak mendengarkan saran dan pendapat dari beberapa tokoh masyarakat Kalimantan Tengah yang mendesak agar pembongkaran dihentikan.

“Pemimpin seharusnya lebih menghargai sejarah dan warisan budaya kita. Gedung ini bukan hanya sekedar bangunan, tetapi simbol dari awal pemerintahan di Kalimantan Tengah,” tegas Sanco melalui keterangannya, Sabtu (20/7/2024).

Ketua Pemuda Pancasila Palangka Raya Ajak Warga Rawat Persatuan

Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran, telah mengumumkan bahwa pembangunan Ruang Terbuka Hijau di lokasi tersebut akan memberikan manfaat bagi masyarakat, seperti area rekreasi dan penghijauan kota.

Namun, rencana ini masih menuai kontroversi, terutama dari mereka yang menganggap bahwa pelestarian sejarah lebih penting daripada pembangunan fasilitas baru.

Perdebatan mengenai pembongkaran Gedung Sejarah DPRD Kalimantan Tengah ini masih terus berlanjut, dengan berbagai pihak yang berusaha mencari solusi terbaik untuk menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian budaya. (red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *