Borneohits.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) bersama lembaga legislatif setempat mulai mematangkan pemetaan spasial untuk memperketat sistem keamanan di tingkat kelurahan.
Langkah taktis ini diwujudkan melalui rencana intervensi pembangunan empat unit Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) baru yang penentuan titik koordinat lokasinya didasarkan pada analisis kerawanan wilayah dan keterjangkauan akses infrastruktur.
Akselerasi penguatan sektor keamanan domestik ini menyasar Kelurahan Jambu. Komitmen penganggarannya dikunci melalui skema Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Barito Utara, yang mengintegrasikan usulan murni masyarakat dari tingkat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) kelurahan ke dalam program kerja teknis daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Bina Husada, menegaskan bahwa realisasi fisik Poskamling ini merupakan wujud nyata akuntabilitas institusi dewan dalam menjawab kebutuhan dasar (basic needs) warga di bidang proteksi lingkungan hidup.
“Pembangunan Poskamling ini merupakan bagian dari aspirasi masyarakat yang kami perjuangkan melalui pokok pikiran DPRD sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan keamanan dan ketertiban di Kelurahan Jambu,” ujar Bina Husada, Sabtu (11/4/2026).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menjelaskan, dari kacamata fungsional, keberadaan pos ronda modern ini diproyeksikan sebagai stimulan untuk memicu kembali simpul-simpul kemandirian warga dalam mengamankan lingkungannya tanpa harus bergantung sepenuhnya pada aparat penegak hukum formal.
“Kami berharap masyarakat semakin aktif dan mandiri dalam menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungannya masing-masing,” kata legislator.
Di samping membedah fungsi keamanan makro, Bina Husada juga menggarisbawahi adanya nilai sosiologis inheren yang melekat pada bangunan poskamling. Kehadiran ruang publik skala mikro ini dinilai efektif untuk merajut kembali kohesi sosial di tingkat rukun tetangga (RT).
“Poskamling juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” jelasnya secara normatif.
Guna memastikan proyek fisik tersebut memenuhi standar kelayakan dan ketepatan tata ruang, Pemerintah Kelurahan Jambu bersama Tim Perencanaan Teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara bergerak cepat merampungkan survei lapangan (site visit).
Berdasarkan hasil verifikasi faktual dan pemetaan koridor, penempatan empat Poskamling tersebut dikunci pada jalur perimeter strategis, yakni kawasan Jalan Padat Karya RT 01-B, koridor Jalan Manggala RT 05, wilayah Jalan Karengan Karta RT 04-A, serta akses Jalan Poros RT 04-B.
Melalui sinkronisasi antara perencanaan teknis Dinas PUPR dan pengawalan anggaran legislatif, Bina Husada optimistis infrastruktur ini akan memberikan dampak perlindungan jangka panjang. Ia mendesak seluruh elemen masyarakat untuk ikut menjaga kontinuitas operasional pos ronda tersebut setelah rampung dibangun.
“Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis pembangunan ini dapat menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman,” pungkas Bina Husada. (red)











