Borneohits.com – Lamanya masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini mencapai 20 hingga 25 tahun menjadi sorotan serius Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), H. Benny Siswanto.
Menyikapi hal tersebut, dirinya mendorong pemerintah pusat untuk memberikan penambahan kuota haji, menyusul tingginya minat masyarakat yang belum sebanding dengan ketersediaan slot keberangkatan.
Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri acara pelepasan jemaah calon haji Kabupaten Barito Utara di halaman Kantor Bupati, Jumat (1/5/2026) malam.
“Kuota haji perlu menjadi perhatian serius. Saat ini masyarakat harus menunggu sangat lama, bahkan hingga dua dekade lebih. Ini menjadi aspirasi kuat dari warga,” ujar Benny.
Ia menyebutkan, sejumlah wilayah seperti Tumpung Laung, Benau, dan Permana menjadi contoh daerah dengan banyak calon jemaah yang masih harus mengantre panjang untuk bisa berangkat menunaikan rukun Islam kelima tersebut ke Tanah Suci.
Menurutnya, penambahan kuota menjadi langkah krusial agar kesempatan beribadah bisa lebih merata dan tidak terlalu membebani masyarakat dengan waktu tunggu yang terlampau panjang.
Selain menyoroti persoalan kuota, wakil rakyat ini juga menyampaikan doa terbaik bagi seluruh jemaah yang berangkat pada tahun ini agar dapat menjalankan ibadah dengan lancar, aman, serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur dan makbul.
Benny juga mengingatkan para jemaah untuk senantiasa menjaga kondisi kesehatan fisik, menjaga kekompakan antar sesama jemaah, serta disiplin mengikuti setiap arahan dari petugas selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kegiatan pelepasan jemaah haji tersebut berlangsung dengan sangat khidmat.
Acara ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta ratusan keluarga jemaah yang datang untuk memberikan doa serta dukungan bagi keberangkatan sanak saudara mereka. (red)











