Borneohits.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), Gun Sriwitanto, mendorong agar kegiatan Gerakan Pangan Murah On The Road (GEPAMOR) yang digulirkan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat tidak sekadar menjadi agenda musiman.
Program intervensi pasar ini didesak menjadi agenda rutin guna menjamin keterjangkauan harga bahan pokok bagi masyarakat luas.
Pernyataan tersebut disampaikan Gun menyusul rencana pelaksanaan pasar pangan murah yang dijadwalkan berlangsung di halaman aula Kecamatan Gunung Timang pada Rabu (20/5/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Dalam pasar komoditas tersebut, pemerintah daerah bersama mitra penyedia menyiapkan berbagai kebutuhan pokok di bawah harga pasar, meliputi beras SPHP dan premium, bawang merah, bawang putih, telur ayam, ikan segar, minyak goreng, gula pasir, hingga paket sembako murah.
Gun Sriwitanto menilai, langkah taktis melalui GEPAMOR ini sangat strategis dalam mempertebal bantalan ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi lonjakan permintaan pasar menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
“Kegiatan Gerakan Pangan Murah On The Road ini sangat positif karena secara langsung membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih murah di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang Hari Raya Iduladha,” ujar Gun Sriwitanto, Selasa (19/5/2026).
Politisi PPP ini menambahkan, eksistensi pasar pangan bergerak memiliki kontribusi besar dalam memelihara stabilitas harga komoditas dan menekan laju inflasi daerah.
Penetrasi pasar murah ini dinilai sangat berdampak bagi wilayah pedesaan yang selama ini rentan terhadap gejolak harga pangan akibat jarak distribusi.
“Kami di DPRD tentu mendukung langkah pemerintah daerah melalui DKPP dalam menjaga ketersediaan pasokan pangan serta mengendalikan harga agar tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap DKPP dapat memperluas radius jangkauan operasional armada pangan murah ini hingga menyentuh wilayah pelosok kecamatan dan desa yang terjauh dari pusat distribusi utama.
“Harapan kami kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan menjelang hari besar keagamaan, tetapi juga bisa dilaksanakan secara rutin agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Gun Sriwitanto. (red)











