Borneohits.com – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), Hj. Sri Neni Trianawati, menegaskan bahwa gerakan pemanfaatan lahan pekarangan yang digagas TP PKK merupakan wujud konkret penguatan ketahanan pangan dari lingkup terkecil, yakni keluarga.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi keberhasilan program pemberdayaan keluarga berbasis potensi lokal melalui kegiatan memetik hasil kebun yang dilaksanakan oleh kader PKK di wilayah setempat pekan ini.
Menurut Sri Neni, optimalisasi pekarangan rumah mampu menjadi solusi sederhana namun berdampak besar, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan harian sekaligus menekan pengeluaran rumah tangga di tengah dinamika harga pasar.
“Ketahanan pangan harus dimulai dari keluarga. Apa yang dilakukan PKK ini membuktikan bahwa pekarangan rumah bisa menjadi sumber pangan dan kesejahteraan,” ujar Sri Neni Trianawati di Muara Teweh, Kamis (19/2/2026).
Politisi Partai Golkar ini menilai gerakan tersebut tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Melalui aktivitas berkebun, para ibu berkontribusi langsung pada pemenuhan gizi keluarga sekaligus membangun kemandirian, kreativitas, serta semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.
Komisi II DPRD Barito Utara, sebagai mitra pemerintah daerah, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program-program pemberdayaan yang berorientasi pada penguatan ekonomi keluarga dan keberlanjutan pembangunan.
Panen kebun PKK ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat agar semakin aktif memanfaatkan potensi pekarangan masing-masing, menjadikan rumah sebagai titik awal terciptanya ketahanan pangan yang kokoh dan berkelanjutan. (red)











