Borneohits.com – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut), Edi Pran Aji, menegaskan bahwa operasional Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) I Polres Barito Utara harus menjadi langkah konkret dalam percepatan penurunan stunting, bukan sekadar seremoni peluncuran.
Hal tersebut disampaikannya menanggapi peresmian SPPG I Polres yang berlokasi di kawasan asrama polisi (Aspol) Jalan Panti Ajar, Muara Teweh, Jumat (13/02/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan pihak kepolisian.
“Kami dari Komisi II DPRD sangat mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah dan Polres Barito Utara. Namun yang terpenting adalah implementasi di lapangan. Program peningkatan gizi ini harus tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegas Edi Pran Aji.
Menurut Edi, persoalan stunting bukan hanya isu kesehatan semata, melainkan menyangkut kualitas sumber daya manusia (SDM) Barito Utara di masa depan.
Ia menilai kehadiran SPPG I Polres menjadi bagian penting dalam memperkuat intervensi gizi bagi anak-anak yang membutuhkan di wilayah tersebut.
Edi juga mendorong agar pengawasan pelaksanaan program dilakukan secara maksimal guna memastikan manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Jangan sampai program ini berhenti pada saat peresmian saja. Harus ada evaluasi berkala dan penguatan dari sisi anggaran maupun pengawasan agar benar-benar berdampak pada penurunan angka stunting,” ujarnya.
Sebelumnya, peluncuran operasional SPPG I Polres ini dilakukan oleh Sekretaris Daerah Barito Utara, Muhlis, yang mewakili Bupati H. Shalahuddin. Acara tersebut turut dihadiri oleh unsur Forkopimda serta jajaran kepala perangkat daerah.
DPRD berharap dengan dioperasikannya fasilitas ini, kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, tenaga kesehatan, dan masyarakat dapat semakin solid sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan generasi Bumi Iya Mulik Bengkang Turan yang sehat, kuat, dan berkualitas. (red)











