Beranda » Berita » Legislatif » DPRD Barito Utara » Jamin Mutu Bantuan Siswa, DPRD Barut Dukung Disdik Pantau Langsung Produksi Seragam

Jamin Mutu Bantuan Siswa, DPRD Barut Dukung Disdik Pantau Langsung Produksi Seragam

Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Naruk Saritani. (ist)

Borneohits.com – Jajaran DPRD Kabupaten Barito Utara (Barut) menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan program jaminan pendidikan.

Langkah ini diperlukan guna memastikan paket bantuan yang dialokasikan bagi peserta didik memiliki mutu yang prima serta tepat sasaran.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Naruk Saritani, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan taktis Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara yang menerjunkan tim untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke pabrik produksi seragam dan sepatu.

Komoditas tersebut nantinya akan disalurkan melalui Program SIP Pintar Optimal.

Menurut Naruk, intervensi pengawasan sejak hulu atau tahap manufaktur merupakan langkah strategis untuk menggaransi kelayakan barang yang kelak didistribusikan kepada peserta didik, khususnya pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Nonformal.

Henny Rosgiaty Rusli Apresiasi Dedikasi Petugas Damkar Barito Utara

“Kami mengapresiasi langkah Dinas Pendidikan yang turun langsung melakukan monitoring ke lokasi produksi. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan bantuan pendidikan yang diberikan benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi peserta didik,” kata Naruk Saritani, Jumat (19/6/2026).

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai, indikator keberhasilan Program SIP Pintar Optimal tidak boleh hanya diukur dari angka statistik jumlah bantuan yang tersalurkan (output), melainkan harus menyentuh aspek kualitas dan ketahanan material perlengkapan sekolah (outcome).

Bagi Naruk, seragam dan sepatu yang akan digunakan dalam ritme aktivitas belajar sehari-hari wajib memenuhi standar kenyamanan serta durabilitas yang tinggi agar mampu menunjang proses kegiatan belajar mengajar (KBM) secara optimal.

“Bantuan pendidikan tidak hanya soal kuantitas, tetapi juga kualitas. Karena itu, pengawasan terhadap proses produksi sangat penting agar produk yang dihasilkan benar-benar layak digunakan dan memiliki daya tahan yang baik,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa rantai pengawasan yang ketat dari hulu ke hilir sejak tahap produksi hingga titik distribusi merupakan pilar penting dalam memelihara asas transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran belanja daerah.

Fraksi KIR DPRD Barut Dorong Program APBD 2026 Segera Direalisasikan

Ia memastikan pihak parlemen akan konsisten mengawal kebijakan pengamanan aset ini agar program berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel di mata publik.

“Kami di DPRD mendukung penuh langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah. Dengan pengawalan yang maksimal, program ini akan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh peserta didik,” tambahnya.

Naruk menaruh harapan besar agar seluruh tahapan Program SIP Pintar Optimal dapat diselesaikan presisi waktu sesuai linimasa yang dijadwalkan. Dengan begitu, paket bantuan pendidikan tersebut sudah berada di tangan para siswa sesaat sebelum lonceng tahun ajaran baru berbunyi.

Sebelumnya dilaporkan, jajaran manajemen Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara telah melaksanakan inspeksi monitoring riil Program SIP Pintar Optimal pada 12–13 Juni 2026 dengan menyisir langsung klaster industri konveksi dan manufaktur alas kaki yang berada di kawasan Jakarta dan Tangerang. (red)

DPRD Barut Dorong KDKMP Kelola Administrasi dengan Baik