Beranda » Berita » Legislatif » DPRD Barito Utara » DPRD Barut Dorong Sumur Bor untuk Petani Trinsing

DPRD Barut Dorong Sumur Bor untuk Petani Trinsing

Borneohits.com – Kekeringan mulai mengancam lahan pertanian di wilayah Trinsing Kiri, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Barut).

Kondisi tersebut terjadi setelah kemarau berlangsung sekitar dua bulan dan pasokan air dari DAM Trinsing tidak lagi mencapai saluran primer induk.

Menanggapi kondisi itu, Anggota DPRD Barito Utara, Ardianto, mendorong Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pertanian segera menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan sumur bor di kawasan pertanian yang mengalami kesulitan air.

Ardianto turun langsung meninjau kondisi persawahan di Trinsing Kiri, baru-baru ini setelah menerima laporan dari pengurus Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya.

Dari hasil peninjauan, sejumlah tanaman padi terlihat mengalami kekurangan air akibat minimnya pasokan untuk jaringan irigasi.

Henny Rosgiaty Rusli Apresiasi Dedikasi Petugas Damkar Barito Utara

“Setelah mendapat laporan tadi malam dari pengurus kelompok tani Maju Jaya Trinsing Kiri, saya langsung turun ke lapangan. Setelah melihat kondisi di lapangan, ternyata benar tanaman padi mereka mengalami kekeringan akibat kemarau yang sudah berlangsung kurang lebih dua bulan,” kata Ardianto.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin sulit karena aliran air dari DAM Trinsing tidak lagi mengalir hingga saluran primer induk. Dampaknya, jaringan sekunder dan tersier yang selama ini menjadi sumber pengairan sawah ikut mengalami kekeringan.

Petani kemudian berupaya mencari sumber air alternatif dengan memanfaatkan parit galian jalan hauling batubara Km 6. Namun, upaya tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan air seluruh lahan pertanian.

Sebagai langkah sementara, Ardianto berkoordinasi dengan pimpinan PT BIMA untuk membantu mengisi air ke saluran tersier menggunakan unit water tank (WT) milik perusahaan.

“Alhamdulillah, pihak pimpinan PT BIMA merespons cepat permintaan kita untuk membantu para petani yang ada di Trinsing Kiri,” ujarnya.

Fraksi KIR DPRD Barut Dorong Program APBD 2026 Segera Direalisasikan

Meski bantuan tersebut dapat membantu mengatasi kebutuhan air dalam kondisi darurat, Ardianto menilai langkah itu belum cukup untuk menjawab persoalan kekeringan secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah perlu menyiapkan sumber air alternatif agar petani tidak terus bergantung pada kondisi debit bendungan.

“Pembangunan sumur bor ini penting karena sangat dibutuhkan oleh para petani. Pertama, untuk mengairi tanaman padi dan menyiram tanaman sayuran,” jelasnya.

Ia mengatakan kebutuhan pembangunan sarana air juga perlu diperhatikan di wilayah Trinsing Kiri, Trinsing Kanan dan Trahean. Keberadaan sumur bor dinilai dapat menjadi salah satu alternatif ketika pasokan air dari bendungan tidak mampu menjangkau jaringan irigasi hingga saluran tersier.

Ardianto berharap Pemkab Barito Utara segera melakukan pemetaan terhadap lokasi pertanian yang mengalami kekurangan air dan mengambil langkah konkret.

DPRD Barut Dorong KDKMP Kelola Administrasi dengan Baik

Upaya tersebut penting agar kekeringan tidak semakin meluas dan mengancam hasil panen petani. (red)