Beranda » Berita » Legislatif » DPRD Barito Utara » DPRD Barut Dorong Rotan dan Kulit Jadi Produk Unggulan

DPRD Barut Dorong Rotan dan Kulit Jadi Produk Unggulan

Anggota DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni.

Borneohits.com – Kerajinan berbahan rotan dan kulit di Kabupaten Barito Utara (Barut) dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk unggulan daerah.

Potensi tersebut diharapkan tidak berhenti sebatas hasil pelatihan, tetapi dapat berkembang menjadi usaha yang memiliki nilai ekonomi dan mampu menjangkau pasar lebih luas.

Anggota DPRD Barito Utara, Rosi Wahyuni, mengatakan peningkatan keterampilan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UKM) perlu dibarengi pendampingan secara berkelanjutan.

Menurutnya, kemampuan menghasilkan produk harus diikuti strategi pemasaran dan pengembangan usaha agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat mengapresiasi Pelatihan Lanjutan Modifikasi Kulit dan Anyaman Rotan Tahun 2026 yang diikuti 25 pelaku UKM dan dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM Barito Utara.

Henny Rosgiaty Rusli Apresiasi Dedikasi Petugas Damkar Barito Utara

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan seperti ini. Ini bukan hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku UKM untuk mengembangkan produk lokal agar memiliki nilai jual dan daya saing,” kata Rosi, Rabu (9/9/2026).

Rosi menyebut rotan dan kulit dapat dikembangkan menjadi berbagai produk kerajinan yang mengikuti kebutuhan pasar. Tidak hanya mengandalkan produk tradisional, pelaku UKM dapat berinovasi menghasilkan tas, dompet, aksesori hingga produk kerajinan lainnya dengan desain yang lebih modern.

“Rotan merupakan salah satu potensi yang kita miliki. Kalau diolah dengan kreativitas dan desain yang baik, kemudian dipadukan dengan bahan kulit, tentu bisa menghasilkan produk yang lebih modern dan memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan produk lokal membutuhkan dukungan yang tidak berhenti pada pelatihan. Pemerintah daerah dinilai perlu memberikan pendampingan dalam hal pemasaran, pengemasan, permodalan hingga pengembangan usaha.

Pemanfaatan teknologi digital dan media sosial juga dapat menjadi salah satu cara bagi pelaku UKM untuk memperkenalkan produknya kepada konsumen di luar Barito Utara.

Fraksi KIR DPRD Barut Dorong Program APBD 2026 Segera Direalisasikan

“Setelah mereka memiliki keterampilan, yang tidak kalah penting adalah bagaimana produk tersebut bisa dipasarkan. Karena itu, saya berharap ada pendampingan lanjutan agar produk hasil pelatihan benar-benar bisa masuk pasar yang lebih luas,” katanya.

Rosi berharap kegiatan peningkatan keterampilan bagi pelaku UKM dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang lebih luas.

Dengan demikian, masyarakat di berbagai kecamatan memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan sekaligus menciptakan usaha berbasis potensi lokal.

Ia menilai keberlanjutan program tersebut penting agar produk kerajinan Barito Utara tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. (red)

DPRD Barut Dorong KDKMP Kelola Administrasi dengan Baik