Borneohits.com – DPRD Barito Utara (Barut) mendorong para tenaga pendidik di wilayah setempat untuk mengoptimalkan penggunaan perangkat digital pembelajaran Interactive Flat Panel (IFP) Merah Putih guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah tersebut.
Ketua Komisi I DPRD Barito Utara, Hj. Nety Herawati, menyatakan bahwa sosialisasi penggunaan IFP yang dilaksanakan Dinas Pendidikan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru agar mampu beradaptasi dengan teknologi terbaru.
“Perangkat pembelajaran sudah disiapkan oleh pemerintah pusat, namun pemanfaatannya sangat bergantung pada kemampuan guru dalam mengoperasikan dan mengintegrasikannya ke dalam proses belajar mengajar,” ujar Nety, Kamis (15/1/2026).
Menurut Nety, keberhasilan program digitalisasi pendidikan tidak hanya bertumpu pada ketersediaan sarana fisik, melainkan kesiapan sumber daya manusia sebagai operator utama di ruang kelas. Melalui sosialisasi ini, para guru diharapkan memahami fungsi, penggunaan, hingga perawatan perangkat secara mendalam.
Hal tersebut bertujuan agar teknologi yang ada tidak sekadar menjadi fasilitas pelengkap, tetapi benar-benar memberikan dampak signifikan terhadap kualitas interaksi belajar mengajar.
Nety juga memberikan apresiasi terhadap penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan IFP tersebut. Menurutnya, langkah ini sejalan dengan semangat kemandirian teknologi nasional, khususnya di sektor pendidikan.
“Jika guru sudah terbiasa dan percaya diri menggunakan teknologi ini, maka digitalisasi pembelajaran akan berjalan lebih merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan di Barito Utara,” tegasnya.
Lebih lanjut, pihak legislatif berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara terus melakukan pendampingan berkelanjutan.
Para guru yang telah mengikuti sosialisasi di SMP Negeri 1 Muara Teweh diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menularkan pengetahuannya kepada rekan sejawat di sekolah masing-masing. (red)











